CONNECT WITH US
Indah Pertiwi |
 21 April 2016 16:02

Peringati Hari Kartini, Facebook dan IWAPI luncurkan #SheMeansBusiness

Jumlah UKM yang dimotori kaum adam meningkat, Hari Kartini dimanfaatkan Facebook dan IWAPI untuk luncurkan program #SheMeansBusiness

Peringati Hari Kartini, Facebook dan IWAPI luncurkan #SheMeansBusiness

Techno.id - Facebook dan IWAPI (Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia) berkolaborasi melalui sebuah inisiatif program #SheMeansBusiness untuk menjangkau wanita bisa membangun bisnis. Hal tersebut dilakukan guna menjangkau kaum wanita mendapatkan akses terhadap dunia teknologi khususnya online bertepatan dengan memperingati Hari Kartini.

Clair Deevy, Head of Economic Growth Initiatives APAC Facebook mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 50 juta UKM yang telah memiliki Pages di Facebook dan jumlah Pages UKM baru yang dimiliki oleh kaum wanita di Facebook naik sekitar empat kali lipat, hampir dua kali lipat dibandingkan dengan tahun lalu.

Lebih lanjut, Clair mengatakan melalui #SheMeansBusiness bentuk pelatihan yang diberikan berupa training terkait waktu yang tepat dalam memasarkan konten dan seperti apa bentuk konten yang menarik sehingga banyak diminati.

Saat ini, di Indonesia jumlah UKM baru yang dimiliki kaum wanita meningkat hampir tiga kali lipat di antara tahun 2014 dan 2015. Sementara itu, Nita Yudi, Ketua Umum IWAPI mengatakan total pengusaha di Indonesia sebanyak 54,5 juta dengan jumlah 49,9 juta pengusaha mikro dan kecil. Dari total tersebut 60 persen di antaranya merupakan wanita pengusaha.

"Bisnis usaha kecil dan menengah (UKM) merupakan denyut jantung perekonomian di Asia Tenggara. Mereka menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan setengah atau lebih dari total PDB di seluruh kawasan," ujar Head of SMB for Southeast Asia di Facebook, Nadia Tan.

"Di Indonesia, UKM mampu menciptakan lebih dari 95 persen total lapangan pekerjaan dan berkontribusi sebesar 58 persen dari PDB. Facebook menyediakan cara yang lebih luas bagi bisnis-bisnis ini untuk menjangkau konsumen di daerah lokal dan luar negeri," tutup Nadia.

WHAT TO READ NEXT ?