CONNECT WITH US
Denny Mahardy |
 3 Maret 2016 19:00

UangTeman janjikan dana pinjaman cair dalam 2 jam

Kecepatan proses pengabulan pinjaman online yang disediakan UangTeman membuktikan jargon 'teknologi dan internet yang kian berkembang.

UangTeman janjikan dana pinjaman cair dalam 2 jam

Techno.id - Layanan pinjaman online mikro jangka waktu pendek, UangTeman.com mengklaim proses pinjaman yang disediakannya hanya perlu waktu dua jam. Bahkan, perusahaan teknologi rintisan tersebut menyatakan proses pengajuan pinjaman dalam dua jam itu dihitung sampai nasabah menerima uangnya, bukan sekedar verifikasi.

Kecepatan proses pengabulan pinjaman online yang disediakan UangTeman membuktikan jargon 'teknologi dan internet yang kian berkembang bisa mempermudah segala aktivitas manusia' yang sejak lama digadang-gadang pengamat dunia teknologi.

"Layanan ini pertama di Indonesia bahkan di Asia Tenggara. Prosesnya hanya dua jam. Kalau pengajuan disetujui, uang akan kami langsung transfer ke rekening nasabah," kata Aidil Zulkifli, CEO UangTeman sewaktu ditemui tim Techno.id® di MidTown Resto, Jakarta.

Proses kilat yang mampu disediakan UangTeman atas pengajuan pinjaman online itu disebutkan Aidil karena perusahaannya mampu menemukan algoritma yang mampu memproses dan menyeleksi tiap pengajuan yang masuk dalam platfrom online miliknya.

"Bisa sangat cepat itu karena kami meminjamkan uang tanpa bertatap muka. Platform yang kami buat bisa memfilter pengajuan yang masuk. Makanya, proses verifikasinya cukup melalui online," imbuh Aidil dalam bahasa Melayunya yang kental.

Untuk melakukan pengajuan secara online di UangTeman, calon nasabah hanya perlu mengikuti prosedur yang tertera dalam aplikasi untuk pengajuan kredit. Jumlah pinjaman yang bisa didapat maksimal Rp 3,5 juta dengan tenor paling lama 30 hari.

Sayangnya, proses pengajuan kilat dalam 2 jam sementara ini diberlakukan bagi para nasabah yang pernah mendapat pinjaman dan bisa mengembalikan pinjaman tepat waktu. Meski begitu, UangTeman menjanjikan proses maksimal satu hari bagi nasabah yang mengajukan pinaman perdana.

 

WHAT TO READ NEXT ?