CONNECT WITH US
Ulwan Fakhri Noviadhista |
 1 April 2016 16:00

Harga murah dan spesifikasi tinggi bukan jaminan ponsel laku, lantas?

Channel strategy dan pemahaman pasar serta konsumen lokal juga diperlukan.

Harga murah dan spesifikasi tinggi bukan jaminan ponsel laku, lantas?

Techno.id - Tahun ini adalah tahunnya vendor smartphone asal Tiongkok. Ya, itulah prediksi Roberta Cozza, Research Director dari perusahaan riset Gartner. Menurutnya, pabrik smartphone dari Negeri Tirai Bambu akan kembali menekan dominasi Samsung dan Apple berkat keunggulan tersendirinya.

Ia menilai handset bikinan Tiongkok sangat berpeluang untuk terus laku. Sebab, kebanyakan dari mereka menyasar pasar berkembang sambil menyasar konsumen kelas menengah ke bawah juga entry-level. Data yang dimiliki Roberta menyebut dua per tiga dari penjualan smartphone setidaknya hingga lima tahun ke depan akan dikuasai oleh ponsel low-end.

"Namun, keterjangkauan harga dan spesifikasi bukanlah segalanya," tandas Roberta di rilis pers Gartner (18/02/16). Ada dua kunci lain untuk menembus gerbang kesuksesan penjualan ponsel pintar, yakni saluran pemasaran (channel strategy) serta pemahaman akan pasar dan konsumen lokal. Di samping itu untuk memberikan diferensiasi, kerja sama dengan developer dan penyedia konten lokal juga diperlukan.

Tak sampai di sana, Roberta turut mengharapkan agar para vendor mulai menyediakan fitur yang lebih lengkap pada smartphone. Tahun 2016 ini, ia berekspektasi melihat banyak ponsel yang sudah mendukung Internet of Things, biometric scanner, serta VR dan AR. Bahkan, tak ada salahnya jika pabrik Tiongkok rajin merilis produk high-end yang mengakomodasi tiga fitur tersebut, demi meningkatkan margin penjualan.

WHAT TO READ NEXT ?