TikTok Music digadang-gadang bakal menandingi Spotify dan Apple Music

TikTok Music digadang-gadang bakal menandingi Spotify dan Apple Music

TikTok Music

TikTok Music melangkah lebih jauh dengan menampilkan alat identifikasi lagu yang mirip dengan Shazam milik Apple, bersama dengan fitur sosial interaktif. Pengguna dapat mengomentari lagu dan album, menciptakan platform yang lebih menarik dan dinamis.

Selain itu, aplikasi ini mendorong penemuan dengan memungkinkan pengguna menemukan lagu baru dengan menggulir secara vertikal, meniru pengalaman pengguna di aplikasi TikTok.

TikTok Music digadang-gadang bakal menandingi Spotify dan Apple Music foto: unsplash/nik

Saat ini, TikTok Music hanya tersedia secara eksklusif di Brasil dan Indonesia. Untuk pengguna Brasil, layanan ini dikenakan biaya USD3,49 (atau sekitar Rp 52 ribuan) per bulan, sama dengan biaya langganan Apple Music di negara tersebut. Sementara di Indonesia dipatok USD3,25 (Rp49 ribuan) per bulan.

Strategi harga tersebut disesuaikan dengan pasar. Tujuannya untuk memastikan layanan ini tetap terjangkau di berbagai pasar. Hingga saat ini, belum ada jadwal khusus untuk peluncuran TikTok Music di pasar lain.

Apakah TikTok Music mampu melawan Spotify dan Apple Music?

TikTok Music digadang-gadang bakal menandingi Spotify dan Apple Music foto: unsplash/eyestetix studio

Secara global, Apple Music memiliki 80 juta pelanggan, masih jauh dari jangkauan internasional Spotify dengan sekitar 200 juta pelanggan. Lantas apakah TikTok Music dapat mengukir ceruk pasarnya di lanskap yang sudah kompetitif ini?

Satu hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa raksasa industri seperti Spotify dan Apple Music, meski memiliki basis pelanggan yang sangat besar, namun secara tradisional tertinggal dalam hal mengintegrasikan fitur-fitur mereka ke media sosial. Ini yang akan membedakan TikTok Music dengan Spotify dan Apple Music.

(brl/red)