Internet Explorer tiup lilin ultahnya yang ke-20, untuk yang terakhir?

Internet Explorer tiup lilin ultahnya yang ke-20, untuk yang terakhir?

Techno.id - Di antara sejumlah browser yang ada saat ini, mungkin Internet Explorer adalah salah satu yang membekas bagi banyak user. Tak salah memang, sebab browser buatan Microsoft itu cukup ikonik dan sudah berumur. Yap, 16 Agustus 2015 lalu, Internet Explorer telah merayakan ulang tahunnya yang ke-20.

Meski performanya kerap dikeluhkan pengguna, browser berlogo "E" itu tak selayaknya dicoret dari sejarah perkembangan internet. Pasalnya, sejak kelahirannya pada tahun 1995 di Windows 95, banyak user yang telah diantarkannya untuk pertama kali terkoneksi dengan jaringan online. Bahkan bulan November di tahun yang sama, Internet Explorer langsung diadaptasi untuk sistem operasi lainnya, yakni Macintosh dan Windows 3.1.

Setahun sesudahnya, lahirlah IE3 yang memiliki banyak fitur pendukung baru, seperti Active X dan Jscript. Akan tetapi momen keemasan Internet Explorer baru datang di tahun 2001, ketika IE6 mengusung pop-up blocker pertama dan menguasai 95 persen dari pangsa pasar browser dunia.

Sayangnya, sekitar tahun 2006, Internet Explorer mulai mendapatkan tekanan berat dari kompetitornya, sebut saja Firefox, Chrome, dan Opera. Sebab, inovasi di IE7, seperti search bar, phising filter, dan tab pada browser, bisa dibilang tertinggal dan sudah dimiliki browser lainnya.

Sampai akhirnya pada bulan Maret 2015, Microsoft mengumumkan bahwa Internet Explorer tak akan diperbarui, setelah IE11 lahir. Sebagai gantinya, Microsoft Edge pun ditawarkan pada pengguna sebagai fitur utama dari Windows 10 yang rilis beberapa bulan setelahnya.

Memang saat ini pengguna Internet Explorer masih ada di luar sana. Namun apakah faktor minor seperti ini akan mendorong Microsoft untuk tetap merayakan kelahiran IE pada 16 Agustus tahun depan dan seterusnya? Biarkan waktu yang menjawab.

(brl/red)