CONNECT WITH US
Delvit Grafelly |
 9 Januari 2016 19:00

Pendiri Oculus akui Sony sebagai saingan terberat

Pendiri Oculus: Sony PlayStation VR berpotensi menjadi penantang terbesar kami

Pendiri Oculus akui Sony sebagai saingan terberat

Techno.id - Teknologi Virtual Reality (VR) diprediksi akan 'memanas' di sepanjang 2016. Nyatanya, vendor raksasa seperti Oculus, Sony, dan HTC memang sudah menjadwalkan diri untuk merilis produk VR terbaik mereka di tahun ini.

Sementara itu, salah satu produk yang digadang-gadang bakal menjadi pemain utama di segmen ini adalah Oculus Rift. Kendati diunggulkan, sang pendiri Oculus, Palmer Luckey mengaku masih cukup was-was dengan potensi Sony.

Dalam sebuah wawancara dengan International Business Times (08/01), ia mengatakan jika PlayStation VR berpotensi menjadi penantang terbesar Oculus Rift. Padahal, kedua produk tersebut memiliki segmen yang berbeda.

"Saya berpikir bahwa tidak semua pemilik PS4 (yang tidak memiliki PC) akan berinvestasi sebesar USD 1.500 (Rp 20 jutaan) untuk Oculus Rift. Untungnya, PlayStation VR dan Oculus Rift adalah dua segmen yang berbeda," ujarnya.

Meskipun demikian, Luckey mengaku tetap menyadari jika kompetisi sebenarnya tidak hanya dapat dinilai dari sisi segmen saja. Mengingat VR adalah teknologi baru, maka hal terpenting menurut Luckey adalah propaganda.

"Kita sedang melawan publik untuk meyakinkan bahwa teknologi VR adalah bernilai dan layak untuk digunakan. Itu pertarungan yang sebenarnya dan saya pikir kami semua sedang berjuang bersama-sama," imbuhnya.

WHAT TO READ NEXT ?