CONNECT WITH US
Denny Mahardy |
 23 Maret 2016 12:00

Pemerintah Indonesia ajak diskusi startup freelance asal Australia

Setelah Silicon Valley di Amerika Serikat, kini giliran Australia

Pemerintah Indonesia ajak diskusi startup freelance asal Australia

Techno.id - Pemerintah Indonesia tampaknya serius menggarap pengembangan perusahaan rintisan teknologi Indonesia. Studi banding dan kunjungan ke kantor perusahaan rintisan yang memiliki inovasi dan peluang dikembangkan di tanah air disatroni para petinggi pemerintahan Indonesia.

Setelah beberapa perusahaan rintisan maupun raksasa teknologi kelas dunia di Silicon Valley yang dikunjungi pemerintah, selanjutnya perusahaan asal Australia yang kena giliran didatangi pemerintah. Perusahaan asal Asutralia tersebut bernama Freelancer.com yang dikunjungi Menteri Perdagangan Indonesia, Thomas Lembong.

Kunjungan Menteri Lembong ke Australia
© 2016 techno.id/Denny Mahardy

Menteri Lembong mengunjungi Kantor Pusat Freelancer.com di Sydney bersama delegasi dari Indonesia. Dalam kunjungannya, Menteri Lembong membahas soal teknologi dan emerging business dengan CEO Freelancer.com, Matt Barrie, dan Senior VP of Growth mereka, yang merupakan orang Indonesia, Willix Halim.

Delegasi Menteri beranggotakan 35 orang ini diterima dengan hangat di kantor Freelancer.com di Sydney, tempat 110 orang staf berada, di mana delapan di antaranya berasal dari Indonesia, termasuk Senior VP of Growth, Willix Halim.

Kantor Pusat Freelancer merupakan satu-satunya perusahaan yang dikunjungi oleh Menteri selama kunjungan kerjanya di Australia. Delegasi disambut oleh CEO Freelancer.com, Matt Barrie; Senior VP of Growth, Willix Halim; dan Deputy CFO, Christopher Koch.

Barrie dan Halim menghabiskan waktu bersama Menteri Lembong mendiskusikan marketplace Freelancer.com dengan lebih dari 18 juta pengguna secara global termasuk satu juta pengguna dari Indonesia. Freelancer.com telah mengubah hidup jutaan orang dari berbagai belahan dunia dengan menyediakan pekerjaan dalam lebih dari 900 kategori proyek freelance yang berbeda.

Mirip dengan sistem ‘growth sprints’ yang digunakan perusahaan-perusahaan teknologi seperti Freelancer.com, pemerintah Indonesia telah bekerja melalui 10 paket kebijakan terpisah sejak mulai pemerintahan baru, termasuk kerangka hukum bagi reformasi market tenaga kerja dan sekuritas. Fokus dari hal-hal ini telah memberikan dampak dan kecepatan dalam perubahan.

“Saya sangat tertarik dengan bagaimana banyak orang di kabinet Indonesia sekarang yang berasal dari sektor swasta dengan pengalaman dalam bidangnya langsung yang menunjukkan portofolio luar biasa,” kata Matt Barrie.

Jakarta merupakan kantor berikutnya bagi perusahaan ini untuk dikembangkan, yang mana akan termasuk merekrut orang-orang lokal untuk tim support, engineering dan data science. Freelancer.com sudah memiliki orang yang didekasikan khusus yaitu country manager untuk Indonesia, yang mengelola sebuah kantor kecil dan memiliki target melakukan ekspansi di tahun 2016.

WHAT TO READ NEXT ?