Microsoft berencana pekerjakan pengidap autisme

Microsoft berencana pekerjakan pengidap autisme

Techno.id - Perusahaan teknologi raksasa asal Amerika Serikat, Microsoft sedang menawarkan lowongan kerja sebanyak 10 posisi yang akan ditempatkan di kantor pusat Microsoft di Redmond.

Sekilas mungkin tidak ada yang istimewa dari berita ini. Namun anehnya di antara 10 posisi tersebut, Microsoft ternyata mempertimbangkan untuk merekrut calon pekerja dengan latar belakang pengidap autisme.

"Orang-orang yang mengidap autisme membawa kekuatan yang kita butuhkan di Microsoft," kata Marry Ellen Smith selaku Eksekutif Senior Microsoft.

National Autistic Society selaku yayasan Inggris bagi orang-orang pengidap autisme mendukung langkah Microsoft tersebut dan mengatakan bahwa perusahaan-perusahaan lain harus berbuat lebih banyak untuk mengasah keterampilan para pengidap autisme.

Sementara itu dalam pernyataan tertulis kebijakan baru Microsoft ini, Smith mengatakan, "Setiap individu berbeda, beberapa memiliki kemampuan luar biasa untuk menyimpan informasi, berpikir dengan sangat detail dan mendalam, atau unggul dalam matematika, bahkan membuat kode komputer."

Microsoft tampak serius untuk menjalankan kebijakan baru ini. Hal ini dapat dilihat dari Microsoft yang telah memutuskan untuk bekerja dengan perusahaan Specialisterne untuk membantu menjalankan proses skema perekrutan baru tersebut.

Sekadar informasi bahwa Specialisterne adalah perusahaan spesialis rekrutmen yang beroperasi di Denmark dan Inggris. Perusahaan ini bekerja sama dengan beberapa perusahaan IT dan sektor-sektor lainnya untuk mempromosikan keterampilan dari para pengidap autisme untuk lowongan tertentu. Sejauh ini, Specialisterne berhasil membuat 15% orang dewasa pengidap autisme di Inggris memiliki pekerjaan full-time.

(brl/red)