CONNECT WITH US
Indra Zakaria |
 3 Desember 2015 15:00

Inikah calon pembeli potensial saham Yahoo?

Rerata perusahaan yang berniat membeli datang dari perusahaan berlatar media.

Inikah calon pembeli potensial saham Yahoo?

Techno.id - Seperti diketahui, jajaran direksi Yahoo kabarnya bakal segera menjual saham bisnisnya guna menyelamatkan masa depan perusahaan yang selama empat tahun terakhir ini dipimpin oleh Marissa Mayer. Keputusan ini kabarnya diambil setelah polemik intern yang terjadi selama ini tak kunjung reda bahkan menimbulkan polemik baru lainnya.

Setelah hampir dua hari melaksanakan rapat istimewa yang dimulai pada 2 Desember kemarin, bermunculanlah beberapa nama perusahaan yang dikabarkan berminat membeli saham Yahoo. Dilansir oleh BusinessInsider (3/12/15), berikut ini daftar beberapa nama perusahaan kelas dunia yang dikabarkan berniat membeli saham dari perusahaan yang telah kehilangan para eksekutif potensialnya beberapa waktu belakangan ini.

Verizon Wireless

Verizon Wireless kabarnya tertarik membeli saham Yahoo. Perusahaan yang sempat mengakuisisi perusahaan AOL dengan nilai transaksi hingga USD4,4 miliar tersebut dilaporkan akan mengeksplorasi potensi dari Yahoo jika diberi kesempatan untuk mengakuisisinya.

News Corp

Selain Verizon Wireless, perusahaan media berbasis di Amerika News Corp yang membawahi media-media ternama seperti Wall Street Journal dan Times Inc, kabarnya juga tertarik ingin membeli saham Yahoo.

Comcast

Perusahaan terakhir yang dikabarkan tertarik untuk membeli saham Yahoo adalah Comcast. Perusahaan tersebut dilaporkan tertarik untuk membeli saham Yahoo agar 'koleksi' media di bawahnya kian bertambah. Sekadar informasi, Comcast sendiri telah mengakuisisi media online seperti Vox, Buzzfeed, dan Disney terlebih dahulu.

Itulah tiga perusahaan yang diduga kuat berniat membeli saham Yahoo. Kendati begitu, perusahaan mana yang membeli saham Yahoo baru bisa dipastikan pada 4 Desember besok atau bertepatan dengan hari terakhir rapat istimewa yang dilakukan oleh jajaran direksi Yahoo.

WHAT TO READ NEXT ?