Petinggi AirAsia buat inkubator bisnis untuk startup di Asia Tenggara

Petinggi AirAsia buat inkubator bisnis untuk startup di Asia Tenggara

Techno.id - Setelah lebih dari satu dekade "menerbangkan" nama AirAsia di industri aviasi, Tony Fernandes masih ingin berbuat lebih. Hari ini, bersama petinggi AirAsia lainnya, Kamarudin Meranun dan Lim Kian Onn, Tony secara resmi mendirikan inkubator sekaligus akselerator untuk startup, Tune Labs.

Lembaga ini akan fokus untuk berburu dan membimbing bibit-bibit entrepreneur unggul se-Asia Tenggara. Bahkan, Tune Labs juga tak akan ragu untuk mengucurkan dana segar, demi merealisasikan ide para calon pengusaha sukses masa depan itu.

Secara garis besar, program ini terbagi menjadi dua tahap. Pertama, Tune Labs akan menggalang program inkubasi untuk ide bisnis yang akan dilangsungkan tiga kali selama setahun. Di sini, para pendaftar akan dibimbing langsung oleh para mentor (termasuk tiga pendiri Tune Labs tadi) selama 12 minggu untuk mematangkan visi dan inovasi bisnisnya.

Tahapan selanjutnya adalah program akselerator. Di tingkatan ini, Tune Labs akan mengesahkan ide dan business plan milik pelamar yang telah lolos untuk kemudian dijalankan secara profesional.

Petinggi AirAsia buat inkubator bisnis untuk startup di Asia Tenggara

Menurut laporan dari DigitalNewsAsia (10/4/15), ketiga pebisnis top itu telah menginvestasikan dana sebesar Rp18 miliar untuk Tune Labs. Dari modal awal itu, Tony dan Kamarudin masing-masing memegang saham sebesar 35 persen. Sisanya adalah milik Lim.

"Melalui Tune Labs, kami akan berusaha untuk memberikan bimbingan dan pengawasan [pada pengusaha lain]. Hal yang sulit kami dapatkan di hari-hari awal membangun AirAsia," papar Tony pada awak media.

Jadi, Andakah pengusaha yang dicari oleh Tony Fernandes dan Tune Labs?

(brl/red)