CONNECT WITH US
Fendy Hananta Pratama |
 18 Maret 2016 11:00

Merpati patroli untuk memantau tingkat polusi udara di perkotaan

10 Merpati dengan perangkat GPS dan sensor pendeteksi polusi diterjunkan untuk memantau polusi udara di kota London.

Merpati patroli untuk memantau tingkat polusi udara di perkotaan

Techno.id - Selama ini, kebanyakan patroli keamanan dilakukan oleh polisi dan anjing pelacak. Kolaborasi antara manusia dan hewan ini disinyalir dapat menciptakan suatu keamanan dan kenyamanan. Lalu, bagaimana jika patroli tersebut dilalukan oleh sekumpulan merpati? Apakah merpati dapat menjaga keamanan?

Ya, London menggunakan jasa merpati untuk melakukan patroli di kawasan perkotaan. Namun, merpati tersebut tidak ditugaskan untuk menjaga keamanan, melainkan mengukur tingkat polusi udara di kota London, Inggris. Ini merupakan proyek yang digagas oleh Plume Labs dan DigitasLBi.

Kedua startup tersebut bekerjasama untuk melakukan percobaan yang menarik. Sebanyak 10 merpati diterjunkan untuk memantau tingkat polusi udara, seperti nitrogen dioksida, senyawa volatil, dan ozon. Pasukan merpati yang dijuluki Pigeon Air Patrol ini dilengkapi dengan perangkat GPS dan sensor pendeteksi polusi di bagian punggungnya.

 

Menariknya lagi, masyarakat London dapat memantau hasil kerja merpati-merpati tadi dengan mengakses website pigeonairpatrol.com atau mengecek laporan dari aplikasi Plume Air Report yang tersedia pada perangkat Android dan iOS, seperti yang dilaporkan oleh TechCruch (16/3/2016).

Semua ini dilakukan untuk mengurangi bahaya polusi udara di London. Menurut penelitian yang dilakukan King College, tahun lalu London menjadi salah satu kota di Inggris yang menyumbang kematian hingga 9.500 jiwa akibat polusi udara.

Bahkan, salah satu politikus Jeremy Corbin pernah mengatakan bahwa dampak polusi udara di negara Inggris menyebabkan 40.000 orang meninggal setiap tahun. Diharapkan dengan adanya 10 merpati tersebut, polusi udara di Inggris dapat segera teratasi.

WHAT TO READ NEXT ?