CONNECT WITH US
Fendy Hananta Pratama |
 27 September 2015 18:00

Warga di desa ini berkomunikasi dengan cara bersiul layaknya burung

Warga desa Kuskoy di Turki sampai saat ini masih berkomunikasi menggunakan bahasa burung (bersiul).

Warga di desa ini berkomunikasi dengan cara bersiul layaknya burung

Techno.id - Tampaknya, kecanggihan smartphone tak serta merta membuat orang mengandalkannya sebagai alat komunikasi. Banyak orang lebih memilih alat komunikasi tradisional ketimbang komunikasi dengan perangkat gadget. Hal ini dibuktikan oleh warga yang bermukim di salah satu desa di Turki.

Sebuah desa yang terletak di pegunungan di atas pantai Laut Hitam Turki, terdapat sekelompok warga yang masih berkomunikasi dengan cara bersiul. Bahkan, mereka melakukannya bukan seperti siulan untuk menggoda wanita, melainkan sudah sangat mirip dengan bahasa burung, sebagaimana yang disampaikan oleh NPR (26/9/15).

Desa yang bernama Kuskoy ini memang dikenal ramah dan murah hati karena kebanyakan penduduknya bermatapencarian sebagai petani dan peternak. Namun, banyak penduduk Turki lainnya yang menganggap warga desa Kuskoy sedikit aneh.

Salah satu warga bernama Nazmiye Cakir menjelaskan bahwa kebiasaan bersiul ini mereka dapatkan dari nenek moyang mereka. Wanita paruh baya berusia 60 tahun tersebut juga menambahkan jika Anda hendak meminta bantuan kepada tetangga atau ada warga yang meninggal, Anda cukup bersiul maka berita tersebut akan langsung menyebar ke seluruh lembah.

Menurut seorang Bio-Psikolog dari Turki, Onur Gunturkun, yang menuturkan bahwa selain di desa Kuskoy, ada daerah lain yang juga berkomunikasi menggunakan siulan. Daerah tersebut berada di Kepulauan Canary. Namun, bahasa siul di sana tak sebaik siulan di desa Kuskoy.

WHAT TO READ NEXT ?