Mengetahui penyebab komputer Windows membeku dan cara mengatasinya

Mengetahui penyebab komputer Windows membeku dan cara mengatasinya

Techno.id - Kamu mungkin pernah mengalami komputer atau laptop tidak responsif alias nge-freeze atau membeku. Penyebabnya bisa bermacam-macam mulai dari terlalu banyak aplikasi yang menghabiskan memori, penyimpanan yang tidak mencukupi, terlalu panas, driver yang salah, malware, dan sebagainya.

Jika kamu mengalami hal tersebut, cabut dan periksa semua periferal untuk memastikan perangkat bekerja dengan benar. Di sisi lain, jika sistem membeku hanya ketika kamu mencoba membuka program tertentu, menghentikan untuk sementara waktu mungkin dapat menyelesaikan masalah. Namun, jika komputer kamu terus macet berulang kali, berikut ini beberapa metode untuk mengatasinya.

Terlalu banyak aplikasi latar belakang dan penyimpanan yang tidak memadai

Mengetahui penyebab komputer Windows membeku dan cara mengatasinya foto: tangkapan layar/techno.id/yani andriyansyah

Salah satu masalah paling umum yang menyebabkan komputer macet adalah RAM (Random Access Memory) yang tidak mencukupi. Ini merupakan memori jangka pendek komputer yang membantu menjalankan aplikasi.

Setiap aplikasi memiliki kebutuhan komputasi dan menempati bagian yang berbeda dari RAM di komputer. Ketika komputer kamu kehabisan RAM untuk memuat lebih banyak aplikasi, komputer akan melambat atau justru macet. Untuk menghapus beberapa aplikasi begini cara yang harus kamu lakukan.

1. Tekan tombol Ctrl + Alt + Esc untuk membuka Windows Task Manager.

2. Periksa berapa banyak memori yang digunakan aplikasi yang aktif. Jika penggunaan memori mendekati 100%, kamu harus mulai mengosongkan sebagian memori dengan mengklik kanan pada beberapa program dan memilih End Task dari menu drop-down.

3. Jika komputer kamu masih lamban, buka File Explorer dan periksa penyimpanan drive utama. Jika hampir penuh, cobalah mengosongkan folder Unduhan dan Dokumen yang tidak kamu perlukan. Umumnya cara ini akan sangat membantu jika kamu memiliki setidaknya 20% ruang kosong di drive utama.

4. Jika masalah terus berlanjut, meng-upgrade RAM dan penyimpanan komputer adalah ide yang bagus.

Memperbarui bit perangkat lunak yang rusak

Mengetahui penyebab komputer Windows membeku dan cara mengatasinya foto: tangkapan layar/techno.id/yani andriyansyah

Driver membantu perangkat keras komputer berkomunikasi dengan sistem operasi untuk melakukan tugas yang diperlukan. Driver ini sangat penting untuk semua aplikasi yang mengandalkan perangkat yang terhubung, seperti keyboard, mouse, monitor, modem Wi-Fi, kamera, dan lain sebagainya. Jika driver ini rusak atau ketinggalan zaman, maka dapat membekukan sistem dalam komputer. Untuk memeriksa daftar lengkap driver yang terinstal di komputer, ikuti langkah-langkah berikut.

1. Klik kanan pada ikon PC di desktop dan pilih Manage dari menu drop-down.

2. Pilih System Tools, lalu pilih Device Manager. Kamu juga dapat mencari Device Manager pada menu Start.

3. Periksa apakah ada perangkat yang muncul dengan tanda silang merah atau tanda seru kuning.

4. Klik kanan pada perangkat dan tekan Cari perangkat lunak driver yang diperbarui secara otomatis.

5. Terakhir, pilih Perbarui Driver.

Jika metode ini tidak berhasil, coba hapus instalan driver perangkat secara manual. Begini caranya.

1. Buka Device Manager.

2. Klik kanan pada driver.

3. Pilih Uninstall.

4. Saat kamu memulai ulang PC, Windows akan secara otomatis mencoba menginstal ulang driver, yang berpotensi memperbaiki masalah apa pun.

5. Terkadang, menggunakan versi Windows yang sudah ketinggalan zaman juga dapat menyebabkan sistem mengalami kelambatan dan membuat sistem menjadi kacau. Untuk mengatasinya, buka Pembaruan Windows dan instal pembaruan baru.

6. Buka menu Start dan pilih Settings. Pilih Pembaruan Windows dan tekan Periksa pembaruan Windows. Instal semua pembaruan baru.

(brl/red)