CONNECT WITH US
Denny Mahardy |
 3 Mei 2016 22:00

Surabaya, kota kelahiran sejuta smartphone 4G Huawei

"Selama 2 tahun ke depan, kami optimis untuk meraih 10% dari pangsa pasar smartphone di Indonesia."

Surabaya, kota kelahiran sejuta smartphone 4G Huawei

Techno.id - Huawei mulai serius menggarap pasar perangkat 4G LTE (long term evolution) di Indonesia. Potensi besar yang ada di tanah air membuat perusahaan itu berupaya memenuhi ketentuan pemerintah terkait tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) bagi perangkat 4G yang dipasarkan di Indonesia.

Melalui Huawei Device, perusahaan berlogo kipas merah itu menggandeng PT Panggung Electric Corporation dalam proses manufacturing produk di Tanah Air. Kerjasama yang dijalin kedua perusahaan sampai tahun 2016 tercatat sebanyak 1 juta unit smartphone 4G sudah berhasil diproduksi fasilitas pabrik di Surabaya.

"Tahun ini, Huawei akan fokus dalam meraih peluang strategis untuk meningkatkan bisnis konsumen secara global dengan cara memperkuat komitmen serta investasi bisnis di pasar-pasar penting, seperti Indonesia. Salah satunya dengan menjalin kerjasama dengan mitra-mitra terbaik untuk menghasilkan smartphone terbaik bagi konsumen," kata Peter Tong, President of Huawei Consumer BG South Pacific Region di Surabaya.

Fasilitas produksi yang dipakai melahirkan smartphone Huawei milik Panggung Electric sudah memakai 6 lin produksi. Sedangkan pabrik milik Panggung Electric yang berlokasi di Surabaya itu saat ini menampung 400 orang pekerja.

Huawei sendiri saat ini masih belum mau mengungkapkan nilai investasi yang digelontorkan perusahaannya dalam membuka pabrik di Indonesia. Akan tetapi, vendor ponsel asal Tiongkok itu menyatakan harapannya untuk bisa meraih 10 persen pangsa pasar smartphone dalam beberapa tahun mendatang.

"Selama 2 tahun ke depan, kami optimis untuk meraih 10% dari pangsa pasar smartphone di Indonesia. Kerja sama dengan perusahaan manufaktur lokal, PT Panggung, menjadi langkah awal dari rencana strategis Huawei Device Indonesia untuk mewujudkan hal tersebut," tutup Johnson Ma, Consumer Business Group Director.

WHAT TO READ NEXT ?