Pengguna 4G di Indonesia jauh lebih sedikit dari negara tetangga

Pengguna 4G di Indonesia jauh lebih sedikit dari negara tetangga

Techno.id - Tahun demi tahun, masyarakat Indonesia semakin melek internet. Buktinya, berdasarkan data dari WeAreSocial yang tertuang di Digital, Social, and Mobile Report in 2016, awal tahun ini sudah ada 88,1 juta rakyat yang menyandang predikat sebagai netizen. Angka itu lebih banyak 15 persen dari tahun lalu.

Statistik tersebut ditunjang dengan pengguna perangkat seluler yang juga sangat tinggi. WeAreSocial turut menyebut sebanyak 43 persen dari orang dewasa di Indonesia memiliki smartphone. Rata-rata dari mereka menghabiskan 3 jam 33 menit dalam sehari untuk browsing di handset-nya itu.

Namun mirisnya, menurut survei dari Deloitte Global Mobile Consumer Survey, jaringan yang diadopsi mayoritas masyarakat di Tanah Air masih 3G. Bahkan, pengguna jaringan 3G di Indonesia adalah yang tertinggi dibanding beberapa negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand.

Sementara itu pengguna koneksi 4G LTE di Indonesia baru 15 persen saja alias paling rendah daripada empat negara lain yang menjadi sampel. Fakta ini membuktikan bahwa tugas operator telekomunikasi untuk mengonversi pengguna 3G ke 4G di NKRI masih jauh dari tuntas.

Salah satu kesimpulan dari survei yang melibatkan 5.000 responden di Asia Tenggara itu tersaji di bawah ini:

Pengguna 4G di Indonesia jauh lebih sedikit dari negara tetangga

Penggunaan jaringan 3G dan 4G di beberapa negara di ASEAn
2015 Deloitte Global Mobile Consumer Survey

Jaringan 4G LTE diresmikan oleh Presiden Joko Widodo 11 Desember 2015. Pasca diresmikan, lima operator terkemuka tercatat langsung menggeber gas untuk menyebarkan jaringan ini ke seluruh Indonesia. Mereka adalah Telkomsel, XL, Indosat, Tri, dan Smartfren.

(brl/red)