GMT sebabkan lonjakan trafik data XL hingga 3350 persen!

Ilustrasi GMT © 2015 nednapa/ Shutterstock.com
Techno.id - Gerhana matahari yang terjadi pada tanggal 9 Maret lalu memang menjadi momen yang tak terlupakan bagi sebagian orang, terutama mereka yang belum pernah mengalami sebelumnya. Dengan semakin berkembangnya teknologi, tentu saja momen tersebut berimbas pada pemakaian data ponsel para pengguna. Bagaimana bisa?
Seperti yang telah diberitakan oleh Merdeka.com® pada hari Kamis (10/03/16), Chief Service Management OfficerXL, Yessie D. Yosetya mengatakan selama momen gerhana matahari total (GMT), terjadi kenaikan trafik yang cukup signifikan. Kenaikan trafik yang mencolok terlihat di beberapa area yang menjadi lokasi pengamatan utama GMT, antara lain di Belitung dan Palembang.
Kedua area tersebut memang menjadi lintasan GMT. Di Palembang dan Palangkaraya terjadi kenaikan trafik lebih dari 30 persen, dan Balikpapan lebih dari 100 persen. Trafik data juga naik di Jakarta sebesar lebih dari 30 persen.
Di Belitung, lonjakan trafik sangat mencolok terjadi pada layanan 4G LTE, yaitu hingga 3350 persen. Untuk layanan 3G, trafik juga naik signifikan, yaitu mencapai 75 persen. Demikian juga pada pemakaian Data melalui jaringan 2G, trafik naik sebesar 85 persen di banding hari-hari biasa.Dari data di atas terlihat bahwa pelanggan XL melakukan pengiriman materi foto dan video terkait GMT, sesuai dengan prediksi semula.
Selain GMT-nya sendiri, saya kira besarnya minat masyarakat untuk mengabadikan dan membagi foto dan videonya secara serentak di waktu yang hampir berbarengan ini merupakan salah satu fenomena tersendiri di era serba digital saat ini, ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (10/3).
Khusus Belitung, sejak sepekan sebelumnya XL telah menggelar layanan 4G LTE, yang terutama meng-cover sejumlah lokasi wisata utama pulau tersebut yang sekaligus menjadi spot pengamatan GMT. Di Belitung, Bangka dan Palembang, lonjakan trafik terjadi selain karena pelanggan yang memang secara serentak mengabadikan membagi foto dan video secara bersamaan, juga karena kedatangan wisatawan dari luar wilayah ke area tersebut.
Di Belitung, selain pelanggan asli area tersebut juga berdatangan ribuan wisatawan dalam dan luar negeri ke sana. Begitu juga dengan di area lintasan GMT lainnya. Di lokasi-lokasi yang menjadi titik pengamatan, ribuan orang, warga setempat berbaur dengan wisatawan menyaksikan fenomena alam tersebut, dan mengabadikannya dengan berbagai perangkat, termasuk gadget. Kemudian mereka serentak mengunggah foto dan video yang mereka buat.
RECOMMENDED ARTICLE
HOW TO
-
Cara mudah mengeringkan headphone TWS yang basah, jangan langsung colok ke charger!
-
Cara konversi file PDF ke DOC tanpa internet di Android, pakai trik ini tanpa ribet
-
Cara atasi unggah foto di status WhatsApp burik dan tidak jelas, ternyata ini penyebab & solusinya
-
Cara install Gcam di HP Android, tinggal download dan install langsung dapat foto lebih estetik
-
Cara kirim foto dari iPhone ke laptop Windows 11 tanpa kabel, sekali jalan langsung sat-set
TECHPEDIA
-
Bisakah dapat Robux di Roblox secara gratis? Ini 10 faktanya agar tidak tergoda penipu
-
Detik-detik gelombang radio lawan sensor Jepang dan siarkan proklamasi kemerdekaan RI ke penjuru dunia
-
8 Penyebab charger ponsel mudah panas, jangan pakai adaptor abal-abal yang berbahaya!
-
Cara kerja peringatan dini tsunami Jepang, bisa deteksi bencana 10-20 detik sebelum datang
-
5 Tanggal Steam Sale paling populer yang termurah, game harga ratusan ribu bisa dapat diskon 90%
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
Bisakah dapat Robux di Roblox secara gratis? Ini 10 faktanya agar tidak tergoda penipu
-
Detik-detik gelombang radio lawan sensor Jepang dan siarkan proklamasi kemerdekaan RI ke penjuru dunia
-
8 Penyebab charger ponsel mudah panas, jangan pakai adaptor abal-abal yang berbahaya!
-
Cara kerja peringatan dini tsunami Jepang, bisa deteksi bencana 10-20 detik sebelum datang