CONNECT WITH US
Denny Mahardy |
 22 April 2016 18:45

Atasi kebutuhan kapasitas jaringan, XL adopsi teknologi cloud

XL mengadopsi teknologi NFV. Apa itu?

Atasi kebutuhan kapasitas jaringan, XL adopsi teknologi cloud

Techno.id - Kemajuan teknologi digital yang bergerak cepat menuntut para pemain industri telekomunikasi dan digital tak pernah berhenti berinovasi. XL Axiata mencoba menjawab tantangan pasar soal kualitas layanan yang mumpuni dengan mengadopsi teknologi Network Function Virtualization (NFV).

Inovasi yang disediakan dalam NFV diklaim bakalan mampu membantu XL menyediakan layanan telekomunikasi yang mumpuni secara cepat dan efisien. Pasalnya, teknologi NFV menggunakan sistem komputasi awan dalam mengatur kapasitas jaringan yang disediakannya untuk melayani pelanggan.

Teknologi ini sebenarnya bukan produk baru di ranah telekomunikasi. NFV dikonsep berbagai pemangku kepentingan di industri telekomunikasi sebagai solusi mahalnya biaya pembangunan infrastruktur pendukung layanan telekomunikasi baru.

Distribusi kapasitas jaringan diakui bakalan lebih mudah dilakukan perusahaan dengan hadirnya NFV dalam sistem XL. Misalnya di momen lebaran yang bakalan mengubah peta kebutuhan kapasitas jaringan pelanggan dari daerah perkotaan ke wilayah lokasi tujuan mudik.

Solusi NFV diharapkan mampu membuat XL bisa memenuhi kebutuhan akses jaringan pelanggan dalam waktu yang lebih cepat dan instan. Sistem serupa komputasi awan di dalamnya bakalan memudahkan XL melakukan pemindahan kapasitas jaringan dari satu lokasi kosong ke lokasi yang lebih padat.

NFV secara riil menjadi salah satu solusi bagi XL untuk mempercepat implementasi layanan-layanan baru sesuai degan strategi bisnis. Penerapan NFV akan dijadikan penyokong penyelenggaraan layanan-layanan baru XL yang berbasis pada pemanfaatan internet cepat 4G LTE.

"XL mengadopsi teknologi NFV sebagai solusi untuk bisa mendukung strategi bisnis kami dalam memenangi kompetisi sekaligus memenuhi kebutuhan pelanggan. XL menjadi operator pertama yang menerapkan teknologi ini pada mobile packet core 3G dan 4G LTE, " kata Yessie D. Yosetya, Direktur dan Chief Services Management Officer XL.

WHAT TO READ NEXT ?