Ini penjelasan mengapa lebih baik mengisi daya baterai iPhone saat masih tersisa 50 persen

foto: freepik/user16766420
Techno.id - Masalah daya tahan baterai sering menjadi keluhan pengguna. Banyak dari mereka yang merasa baterai smartphone, termasuk iPhone tidak seperti yang diinginkan. Mereka lebih sering mengisi daya dalam sehari.
Sebenarnya ada beberapa cara yang bisa dilekukan untuk membantu mempertahankan daya baterai iPhone seperti menutup aplikasi yang menguras baterai, rutinitas pengisian daya kamu juga akan mempengaruhi kemampuan baterai.
Untuk mendapatkan hasil maksimal dari perangkat digital seperti iPhone, sebaiknya mulai mengisi baterai saat daya mencapai 50%. Mungkin banyak yang bertanya mengapa dalam kondisi baterai terisi separuh harus diisi ulang kembali? Begini penjelasannya.
Gagasan bahwa kita harus menguras baterai ponsel hingga 0% sebelum mengisi ulang daya adalah mitos belaka. Karena cara tersebut justru akan memperpendek masa pakai iPhone.
Sebaliknya, yang seharusnya dilakukan adalah mengisi daya ponsel secara teratur untuk menjaganya tetap sehat. Anggap saja seperti makan dalam porsi kecil tetapi sering.
Faktor tersebut bermuara pada sesuatu yang disebut ‘kedalaman pengisian daya’. Pada dasarnya, ini berarti berapa banyak daya baterai yang kamu gunakan sebelum mulai mengisi daya lagi.
Sekadar diketahui, baterai lithium-ion yang digunakan iPhone memiliki siklus pengisian sebelum terjadi degradasi baterai lithium-ion pada kedalaman pengosongan yang berbeda. Ketika kamu secara konsisten menggunakan 100 persen daya baterai, kamu akan mulai melihat baterai kehilangan kemampuannya untuk menyimpan daya setelah 300 hingga 500 siklus.
Tetapi, jika kamu hanya menggunakan 50 persen daya baterai sebelum mencolokkannya kembali ke dalam pengisian daya, kamu dapat melakukan 1.200 hingga 1.500 siklus sebelum baterai mulai menurun.
Terlebih lagi, jika kamu memiliki kecenderungan untuk benar-benar mengatur pengisian daya baterai secara mikro, lebih baik mengisi daya hampir penuh. Misalnya 80 persen saja, bukan 100 persen. Sebab pengisian daya 100 persen menghasilkan sedikit panas, dan baterai lithium-ion tidak ‘menyukai’ panas. Intinya, isi daya iPhone kamu secara teratur agar baterai dapat terus bertahan dan jangan mengisi daya hingga 100 persen.
RECOMMENDED ARTICLE
- 8 Cara memaksimalkan kinerja baterai iPhone, nomor 7 wajib dilakukan
- 6 Cara mempercepat proses pengisian daya baterai iPhone
- 7 Cara jitu meningkatkan daya tahan baterai iPhone, matikan fitur-fitur yang tak perlu
- 4 Cara sederhana yang dapat membantu mempertahankan kesehatan baterai iPhone
- 7 Cara memperbaiki iPhone yang tidak mau menyala dan terjebak di logo Apple
HOW TO
-
Cara mudah mengeringkan headphone TWS yang basah, jangan langsung colok ke charger!
-
Cara konversi file PDF ke DOC tanpa internet di Android, pakai trik ini tanpa ribet
-
Cara atasi unggah foto di status WhatsApp burik dan tidak jelas, ternyata ini penyebab & solusinya
-
Cara install Gcam di HP Android, tinggal download dan install langsung dapat foto lebih estetik
-
Cara kirim foto dari iPhone ke laptop Windows 11 tanpa kabel, sekali jalan langsung sat-set
TECHPEDIA
-
Bisakah dapat Robux di Roblox secara gratis? Ini 10 faktanya agar tidak tergoda penipu
-
Detik-detik gelombang radio lawan sensor Jepang dan siarkan proklamasi kemerdekaan RI ke penjuru dunia
-
8 Penyebab charger ponsel mudah panas, jangan pakai adaptor abal-abal yang berbahaya!
-
Cara kerja peringatan dini tsunami Jepang, bisa deteksi bencana 10-20 detik sebelum datang
-
5 Tanggal Steam Sale paling populer yang termurah, game harga ratusan ribu bisa dapat diskon 90%
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
Bisakah dapat Robux di Roblox secara gratis? Ini 10 faktanya agar tidak tergoda penipu
-
Detik-detik gelombang radio lawan sensor Jepang dan siarkan proklamasi kemerdekaan RI ke penjuru dunia
-
8 Penyebab charger ponsel mudah panas, jangan pakai adaptor abal-abal yang berbahaya!
-
Cara kerja peringatan dini tsunami Jepang, bisa deteksi bencana 10-20 detik sebelum datang