CONNECT WITH US
Ulwan Fakhri Noviadhista |
 14 Februari 2016 18:00

Ini sejumlah aktivitas yang tidak boleh dilakukan sambil selfie

Berdasarkan laporan dari Priceonomics, mayoritas korban kecelakaan karena selfie diakibatkan jatuh dari ketinggian.

Ini sejumlah aktivitas yang tidak boleh dilakukan sambil selfie

Techno.id - Berfoto selfie bersama teman dan keluarga atau sendirian adalah hal yang menyenangkan. Terlebih saat foto itu diunggah di media sosial dan mendapat respons positif atau apresiasi dari para netizen.

Demi tujuan itu, segelintir orang rela mengambil potret diri di lokasi dan aktivitas yang tidak normal dan cenderung ekstrem. Totalitas dalam ber-selfie itu misalnya dilakukan sembari berenang atau memanjat tempat tinggi.

Nah, aktivitas terakhir itu kebetulan dilaporkan sebagai penyebab terbanyak jatuhnya korban jiwa ketika selfie. Priceonomics memantau sedari 2014 setidaknya ada 49 kasus kematian di seluruh dunia yang berhubungan dengan selfie. Aktivitas mengambil foto selfie beberapa meter di atas permukaan tanah menyumbang korban tertinggi dengan 16 kasus.

Detail dan informasi selengkapnya tersaji di grafis berikut:

Penyebab kematian tertinggi akibat selfie
© 2016 Statista/Statista

 

Sementara itu, India terdeteksi sebagai 'kuburannya' penggemar selfie yang mengesampingkan keselamatannya sendiri. Dari data yang sama, negara yang terkenal dengan Taj Mahal-nya itu menampung 19 kasus meninggalnya para selfie-addict.

Menariknya, foto selfie juga bisa berdampak pada gangguan psikologis seseorang. Studi yang dilakukan para ilmuwan Florida State University menemukan jika semakin banyak foto selfie yang diunggah ke media sosial, maka kans seseorang semakin kecewa terhadap bentuk dan postur tubuh mereka sendiri pun meningkat.

WHAT TO READ NEXT ?