CONNECT WITH US
Denny Mahardy |
 15 April 2016 09:33

Huawei perkenalkan strategi dukung internet ultra cepat di Indonesia

Strategi ini diklaim untuk membantu operator telekomunikasi menjawab tantangan pasar dalam lima tahun ke depan.

Huawei perkenalkan strategi dukung internet ultra cepat di Indonesia

Techno.id - Huawei Indonesia memperkenalkan Strategi Ultra Broadband 2020 (UBB 2020) bagi industri, bisnis, dan pengembang jaringan pada acara konferensi Annual Broadband TV Connect Asia ke-12 di Jakarta. Strategi ini diklaim untuk membantu operator telekomunikasi menjawab tantangan pasar dalam lima tahun ke depan.

Perusahaan berlogo kipas merah ini mengklaim strategi UB 2020 mampu mendukung kematangan industri TIK di Indonesia. Hal ini seiring dengan pemerintah yang mulai fokus pada pengembangan jaringan pita lebar di kota maupun daerah pinggiran kota, serta meningkatkan pengalaman pengguna seperti 4K video streaming.

"Pengembangan industri UBB mampu memberikan peluang besar untuk para operator karena saat ini pelanggan mengharapkan layanan internet yang real-time, on-demand, all-online, do-it-yourself, dan social (ROADS)," kata Lim Chee Siong, Chief Marketing Officer (CMO) Huawei Pasifik Selatan.

Lim melanjutkan, hal ini juga didukung dengan adanya kegiatan operasional industri berbasis internet dan kompetisi dari penyedia OTT (Over the Top) yang memaksa para operator untuk mempercepat transformasi TIK. Huawei mengaku punya tanggung jawab utama untuk mendorong perkembangan industri UB.

"Kami ingin mendorong perkembangan industri ultra-broadband secara berkelanjutan, tertib dan sehat, melayani operator telekomunikasi di Indonesia secara efektif, serta menyediakan bisnis end-to-end dan solusi jaringan yang optimal untuk mendukung operator dalam mencapai kesuksesan," jelas Lim.

Sejalan dengan Rencana Pita Lebar Nasional Indonesia, saat ini Indonesia mengalami transformasi TIK dan bersiap untuk menuju era ekonomi digital. Percepatan pembangunan infrastruktur pita lebar harus dilakukan secara gotong-royong oleh semua operator telekomunikasi, perusahaan, dan pemerintah.

WHAT TO READ NEXT ?