CONNECT WITH US
Indra Zakaria |
 26 November 2015 20:00

Facebook beri cuti melahirkan bagi karyawan pria dan pasangan sejenis

Melalui postingan status Vice President of People-nya Lori Goler, Facebook resmi mengumumkan kebijakan baru mengenai cuti melahirkan karyawannya.

Facebook beri cuti melahirkan bagi karyawan pria dan pasangan sejenis

Techno.id - Melalui postingan status Vice President of People-nya Lori Goler, Facebook resmi mengumumkan kebijakan baru mengenai cuti melahirkan karyawannya. Kini, tak hanya karyawan wanita saja yang memperoleh cuti melahirkan, karyawan pria yang baru menjadi ayah maupun pasangan sejenis yang ada di luar Amerika Serikat bakal mendapat cuti selama empat bulan dengan haji tetap dibayar utuh.

"Hari ini dengan bangga saya mengumumkan bahwa Facebook telah mengubah kebijakan cuti melahirkan bagi karyawan full time kami menjadi empat bulan dengan gaji tetap dibayar, apapun gender mereka maupun di mana pun mereka berada," tulis Goler di status Facebooknya.

Goler mengungkapkan bahwa langkah perubahan kebijakan ini diambil bukan tanpa alasan. Pasalnya, hasil studi yang dilakukan oleh tim Facebook menunjukkan bahwa ketika orang tua yang sibuk bekerja bisa meluangkan waktu untuk bersama bayi mereka yang baru lahir hasilnya akan jauh lebih baik bagi anak maupun keluarganya.

"Selama ini, cuti melahirkan yang dibayar (paid baby leave) hanya diberikan untuk para ibu yang baru melakukan persalinan. Kami percaya bahwa baik ayah maupun ibu seharusnya mendapatkan dukungan yang sama ketika mereka mulai membangun dan tumbuh menjadi sebuah keluarga, terlepas dari bagaimana mereka mendefinisikan sebuah keluarga," ujar Goler dalam postingan statusnya tersebut.

Lebih lanjut Goler menjelaskan jika kebijakan ini bakal mulai berlaku pada 1 Januari 2016 mendatang. Semua ayah baru dan pasangan sejenis yang bekerja di Facebook akan mendapat kesempatan cuti selama 4 bulan untuk menjalin kebersamaan dengan bayi mereka, tanpa membedakan apakah mereka pendamping utama bayi tersebut atau bukan.

WHAT TO READ NEXT ?