CONNECT WITH US
Indra Zakaria |
 5 November 2015 21:00

Peneliti kembangkan printer 3D untuk cetak beragam peralatan medis

Dengan teknologi 3 dimensi, beragam peralatan medis seperti kateter mudah dibuat sesuai dengan kebutuhan.

Peneliti kembangkan printer 3D untuk cetak beragam peralatan medis

Techno.id - Apa jadinya jika printer yang selama ini identik untuk mencetak artikel di sebuah kertas, justru digunakan untuk mencetak peralatan yang ada hubungannya dengan kebutuhan medis? Tentunya printer yang digunakan bukanlah printer sembarangan, melainkan sebuah printer khusus dengan dukungan teknologi 3 dimensi.

Berkat inovasi yang menakjubkan, peneliti dari Northeastern University berhasil menciptakan sebuah printer berteknologi 3 dimensi yang diklaim mampu mencetak peralatan biomedis. Seperti dikutip dari ScienceDaily (3/11/15), melalui printer tersebut para ilmuwan mengklaim bisa menciptakan sebuah kateter untuk bayi yang lahir secara prematur.

Randall Erb, asisten profesor di Departemen Teknik Industri Northeastern University yang juga ketua tim peneliti mengungkapkan, melalui printer 3 dimensi, ia dan tim berhasil menciptakan sebuah kateter sesuai dengan kebutuhan. Melalui printer, peneliti bisa mengontrol ukuran kateter yang sesuai dengan kebutuhan pasien serta dapat mengontrol penyusunan serat dari kateter.

Menurut Erb, kontrol selama pembuatan kateter adalah hal penting karena ukuran kateter harus pas dengan pas dengan struktur tulang pasien. Nah, dengan printer ini, Erb mengklaim proses kontrol bisa dilakukan dengan baik sehingga timnya dapat memperhitungkan dengan pas ukuran sudut, kurva, serta lubang dari kateter.

Lebih lanjut Erb mengungkapkan bahwa proses kontrol yang pas tersebut didapat karena ia membenamkan magnet ultralow untuk mencetak peralatan biomedis seperti kateter. Menurutnya, magnet tersebutlah yang membuat proses pembuatan peralatan jadi lebih rapi dan sesuai dengan kebutuhan karena sifat medan magnet yang menarik bahan-bahan dasar.

"Kami menggunakan medan magnet karena sifatnya yang fleksibel. Medan magnet ultralow juga aman digunakan dan dapat menarik bahan-bahan lain sehingga proses kustomisasi peralatan biomedis dapat berjalan lancar," ujar Erb.

Meski telah berhasil menciptakan printer inovasi dengan teknologi 3 dimensi ini, Erb dan tim peneliti lainnya mengungkapkan bakal terus melakukan inovasi. Ia berharap melalui hasratnya untuk menciptakan inovasi baru, banyak perangkat menarik lainnya yang bisa diciptakan untuk mempermudah proses menciptakan peralatan medis yang baru.

Randall Erb (kiri) dan Yosua Martin, Ph.D (kanan), dengan printer 3 dimensi ciptaannya © 2015 Adam Glanzman / Northeastern University

WHAT TO READ NEXT ?