Aplikasi berita yang ada belum puaskan kebutuhan masyarakat Indonesia

Aplikasi berita yang ada belum puaskan kebutuhan masyarakat Indonesia

Techno.id - Datangnya era digital sedikit demi sedikit mulai membangun budaya membaca masyarakat Indonesia. Hal ini pun dijadikan Baca sebagai modal utama untuk hadir di tengah-tengah masyarakat. Di samping itu, alasan lain kehadiran Baca ialah karena mereka menilai kalau aplikasi kurasi berita yang ada saat ini belum mampu menjawab kebutuhan atau kemauan user.

"Orang Indonesia sangat menyukai membaca berita, entah di waktu senggang ataupun sibuk. Tetapi aplikasi berita yang sudah ada belum dapat memuaskan minat membaca orang Indonesia," papar Alberrich Stefanus Tatara pada tim Techno.id (31/08/15) melalui pernyataan tertulis.

"Untuk itulah kami menghadirkan Baca," simpul pria yang akrab dipanggil Alby itu.

Sebagai salah satu aplikasi kurasi berita, komitmen Baca untuk terus meningkatkan minat membaca masyarakat sangat besar. Mereka pun selalu berupaya menjadi aplikasi yang dibutuhkan user, misalnya dengan menyajikan pelayanan dan user experience yang memuaskan. Gara-gara tekad itu, sampai saat ini mereka belum terpikirkan untuk memonetisasi Baca.

Aplikasi yang sudah dijalankan sejak kuartal pertama 2015 itu sampai 31 Agustus kemarin sudah mencapai lebih dari 100 ribu download. Namun, Baca menargetkan untuk mencapai hingga 2 juta unduhan pada akhir tahun ini. Silakan unduh aplikasi Baca di link ini.

(brl/red)