CONNECT WITH US
Delvit Grafelly |
 13 Februari 2016 10:00

52 Persen pengguna aplikasi mengaku terganggu dengan notifikasi

Diciptakan agar dapat berinteraksi langsung secara real-time, kehadiran fitur notifikasi justru dianggap mengganggu

52 Persen pengguna aplikasi mengaku terganggu dengan notifikasi

Techno.id - Pada umumnya, fitur notifikasi pada aplikasi smartphone adalah sarana penyampaian pesan yang bersifat singkat. Manfaatnya, si pengguna aplikasi akan mendapatkan interaksi langsung secara real-time.

Sebuah fakta menariknya, sebanyak 52 persen dari pengguna aplikasi smartphone ternyata justru merasa terganggu dengan fitur ini. Demikian menurut hasil survei terbaru yang dilakukan oleh Localytics dan Research Now.

Mengutip laman Phone Arena (11/02), para responden mengaku jika aplikasi dewasa ini sudah banyak yang memberikan notifikasi tak relevan. Lebih buruknya, beberapa bahkan cenderung bersifat memaksa (tidak bisa dinonaktifkan).

Kendati demikian, sejumlah responden juga mengatakan bahwa notifikasi sangatlah berguna. Namun dengan catatan, hal itu hanya terbatas pada aplikasi-aplikasi populer atau yang memiliki nilai rating tinggi.

Hasil analisa survei mengungkapkan, dua sampai lima notifikasi dalam seminggu menyebabkan 46 persen responden langsung menonaktifkan notifikasi. Sedangkan jika mencapai enam hingga 10 kali, 32 persen responden langsung menghapus aplikasi.

WHAT TO READ NEXT ?