Makin tenar, Wikipedia dengan mudah himpun Rp670 miliar

image

Techno.id - Pengguna internet pasti mengenal Wikipedia, entah itu mereka yang sudah menjadikannya rujukan informasi utama atau yang secara tidak sengaja mengklik webpage dari Wikipedia yang kerap muncul di indeks teratas Google. Ya, ensiklopedia online itu memang disukai karena sifatnya yang gratis. Namun, tahukah Anda bahwa pendapatan Wikipedia ternyata terus meroket sejak tahun 2004?

Data selama satu dekade terakhir yang dirilis sendiri oleh Wikimedia Foundation, menunjukkan bahwa Wikipedia secara konstan menarik untung. Di tahun 2014 saja, situs yang sudah aktif mengakomodasi informasi dalam 270 bahasa itu berhasil mengumpulkan Rp670 miliar. Perolehan tersebut meningkat sebanyak Rp93 miliar dari tahun sebelumnya.

Statista telah menyajikan grafis selengkapnya berikut ini:

Makin tenar, Wikipedia dengan mudah himpun Rp670 miliar

Sejumlah uang yang berhasil dihimpun itu sebenarnya juga dikembalikan lagi pada para penyumbang dan pengguna lainnya. Sebagaimana diketahui, Wikipedia memiliki ribuan sukarelawan dari seluruh dunia yang "menghidupkan" situs tersebut. Uang tersebut memang tidak digunakan untuk membayar para kontributor. Namun, donasi yang ada dialirkan untuk kepentingan infrastruktur server dan pemeliharaan website. Bayangkan saja, dengan jumlah kunjungan mencapai lebih dari 460 juta pada Oktober 2014, server yang mumpuni jelas diperlukan agar akses menuju Wikipedia tak tersendat.

Jika Wikipedia adalah organisasi non-profit, dari mana keuntungan tersebut berasal?

Tumpuan pendapatan Wikipedia berasal dari donasi masyarakat di seluruh dunia. Motif mereka untuk melakukan hal tersebut kemungkinan besar karena merasa telah terbantu oleh kehadiran situs yang diluncurkan tahun 2001 silam itu. Permintaan sumbangan dari Wikipedia itu sendiri sering disampaikan melalui banner iklan di website tersebut.

Semoga saja dengan meningkatnya donasi pada Wikipedia ini menjadi bukti bahwa netizen sudah peka dengan pentingnya informasi dan pendidikan melalui dunia maya.

(brl/red)