Alasan mengapa akuisisi Bitstrips sangat tepat untuk komunikasi modern

image

Techno.id - Baru beberapa hari lalu, Snapchat dikabarkan telah mengakuisisi Bitstrips. Startup asal Kanada itu sedang naik daun belakangan. Buktinya, avatar lucu buatan user Bitstrips yang lazim disebut Bitmoji sudah bertebaran di mana-mana, baikitu di media sosial seperti Facebook maupun di forum-forum dunia maya.

Ba Blackstock meyakini meledaknya Bitmoji bukanlah kebetulan atau tren sesaat saja. CEO Bitstrips itu memaparkan bahwa kebutuhan manusia untuk berkomunikasi di era digitallah yang secara otomatis memosisikan Bitmoji di posisi sepenting sekarang ini, layaknya emoji atau emoticon di masanya.

"Komunikasi sudah menjadi jauh lebih nyaman tetapi juga sangat tidak humanis," terangnya pada Forbes.com (24/03/16).

Ilustrasi Bitmoji  2016 Bitstrips

Ilustrasi Bitmoji
2016 Bitstrips


Penggunaan luas emoji memang sempat mengikis tantangan dalam berkomunikasi tersebut, tetapi Bo merasa emoji masih kekurangan satu hal penting, yakni identitas. Ketidakmampuan seorang user untuk menampilkanmimik mukanya sendiri pada lawan bicara saat berkomunikasi via teksdapat mengurangi atau mematikan makna dari kata-kata yang ditulis.

"Karena Bitmoji bisa memperkuat identitas user, Bitmoji bukanlah tren semata. Saya percaya dengan segenap hati, ini merupakan evolusi yang tak terelakkan dari komunikasi."

Sejauh ini, belum diketahui apa yang akan Snapchat lahirkan dengan fitur Bitmoji. Namun nampaknya, kenyamanan dalam berinteraksi di platform bikinan Evan Spiegel cs itu yang dicari, sama seperti apa yang telah diungkap oleh Bo.

(brl/red)