CONNECT WITH US
Ulwan Fakhri Noviadhista |
 1 Maret 2016 10:00

Para ahli robot puji robot baru Google

Padahal beberapa waktu lalu, militer Amerika Serikat tolak gunakan robot buatan Google.

Para ahli robot puji robot baru Google

Techno.id - Belum lama ini, Google memamerkan kebolehan robot buatannya bernama Atlas The Next Generation. Robot yang dibesarkan oleh anak perusahaan Google, Boston Dynamics, itu dapat berjalan di salju, membuka pintu, mengangkat sebuah benda, bahkan dapat berdiri sendiri jika terjatuh.

Munculnya Atlas pun langsung menjadi fenomena baru. Sejumlah pakar industri robot dunia mengapresiasi robot yang mirip manusia itu.

"Ini adalah langkah besar menuju masa ketika robot benar-benar dapat beroperasi di 'dunia kita', terlebih di lingkungan yang tidak terstruktur seperti medan yang menantang," Aaron Ames, profesor robotik di Georgia Tech berpendapat. Menurutnya, Atlas telah mematok standar baru dan tinggi di teknologi robotik.

Sementara itu, pakar robotik lain dari Universitas Carnegie Mellon, Chris Atkeson, memuji kemampuan Atlas.

"Kita sedang membuat robot dengan lebih baik. Yang masih menjadi pertanyaan besar sekarang ialah kapan kita bisa membangun tangan dan kulit robot yang berguna," paparnya seperti dilansir oleh NDTV.com (29/02/16).

Walau Google mendapat apresiasi berkat robot seberat 82 kg itu, mereka juga sempat menelan pil pahit pasca karyanya tak diterima militer Amerika Serikat. Boston Dynamics dan badan pemerintah AS yang bertanggung jawab atas pengembangan teknologi militer telah membuang percuma masa penelitian hampir 6 tahun dan dana investasi sekitar Rp581 miliar. Pasalnya, robot anjing yang mereka buat tidak bisa dipakai untuk kepentingan militer karena beberapa alasan, seperti mesin yang terlalu berisik.

WHAT TO READ NEXT ?