CONNECT WITH US
Ulwan Fakhri Noviadhista |
 3 Desember 2015 18:00

Mantan CEO Microsoft sarankan Windows adopsi aplikasi Android saja

Menurut Steve Ballmer, keinginan Microsoft untuk membuat aplikasi yang universal, alias bisa dipakai di beragam gadget, tak akan sukses.

Mantan CEO Microsoft sarankan Windows adopsi aplikasi Android saja

Techno.id - Sebagai mantan orang nomor satu di Microsoft, Steve Ballmer ternyata mempunyai pandangan yang berbeda dengan CEO Microsoft sekarang, Satya Nadella. Dilansir oleh Bloomberg.com (03/12/15), Steve menyatakan ketidakcocokannya dengan strategi-strategi yang diterapkan Satya. Ia bahkan menyarankan agar Windows mengadopsi aplikasi Android saja.

Kejadian ini bermula dari ruang meeting tahunan Microsoft bersama para pemegang saham, yakni ketika Satya mendapat pertanyaan soal apa yang akan dilakukan Microsoft untuk mengatasi kurangnya dukungan aplikasi seluler di Windows, seperti aplikasi Starbucks. Satya pun menjawab bahwa Microsoft sedang berusaha menciptakan ekosistem aplikasi universal, di mana aplikasi itu bisa difungsikan di PC, mobile, maupun Xbox dengan sama baiknya.

Namun, Ballmer menyanggah kalau hal itu mustahil berhasil. Baiknya, menurut pemegang porsi saham terbesar Microsoft itu, perangkat mobile buatan Windows harus bisa menjalankan aplikasi Android.

Di sisi lain, pihak Microsoft menanggapi santai hal ini. Chris Suh, General Manager Microsoft for Investor Relations, menyatakan dalam pernyataan tertulis pada sumber, "Kami menikmati dialog dengan Steve dan menerima masukan serta feedback darinya seperti dari investor lain."

Sejauh ini, belum ada kepastian terhadap hubungan Microsoft dengan aplikasi Android. Mungkin saja, raksasa asal Redmond itu tak akan merangkul aplikasi Android lagi, mengingat Project Astoria - proyek Microsoft untuk mengonversi aplikasi Android ke platform Windows 10 Mobile - sudah tak lagi dijalankan.

Namun, jika itu benar-benar terjadi, Microsoft jelas harus membuat strategi lain yang lebih mujarab. Sebab faktanya, dukungan aplikasi di perangkat mobile Windows tak sejajar dengan platform iOS dan Android.

WHAT TO READ NEXT ?