CONNECT WITH US
Delvit Grafelly |
 23 September 2015 20:00

Bertolak ke Rusia, Kemristekdikti bicarakan kerja sama riset

Pemerintah Indonesia melalui Kemristekdikti berniat gandeng Rusia untuk kembangkan pendidikan, IPTEK, dan riset di Indonesia

Bertolak ke Rusia, Kemristekdikti bicarakan kerja sama riset

Techno.id - Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) dilaporkan telah bertolak ke Rusia untuk menghadiri sebuah acara pertemuan bertajuk "ASEAN-Rusia WG on Science and Technology". Jika sesuai rencana, acara ini akan digelar selama dua hari (23-24 September) dan bertempat di ibukota Moskow, Rusia.

Ainun Naim, Sekretaris Jenderal Kemristekdikti mengatakan, acara pertemuan itu bertujuan untuk membahas kerja sama di bidang pendidikan dan IPTEK (ilmu pengetahuan dan teknologi) antara Indonesia dan Rusia. Ia juga mengatakan akan menyambut dalam kapasitas sebagai pejabat Kemristekdikti dan Ketua Komite ASEAN bidang IPTEK.

"Pertemuan tersebut akan membahas mengenai kerja sama pendidikan dan IPTEK yang telah ada dan akan datang," ujar Ainun di ibukota Moskow, Rusia pada hari Rabu (23/09).

Sejauh ini, menurutnya, memang belum banyak kerja sama yang dibicarakan. Namun pihaknya mengklaim telah memiliki sebuah agenda khusus tukar-menukar mengenai informasi perkembangan teknologi di kedua belah pihak (Indonesia dan Rusia). Agenda tersebut di antaranya meliputi seminar, pertukaran pelajar, dan riset.

"Juga pemanfaatan berbagai bidang teknologi misalnya material maju, pemanfaatan nuklir untuk kemanusiaan, teknologi informasi dan sebagainya," imbuh Ainun.

Lebih lanjut, Ainun juga mengungkapkan jika saat ini sudah banyak mahasiswa asal Indonesia yang menuntut ilmu di negeri Beruang Merah tersebut. Di tahun 2015, jumlah mahasiswa Indonesia di Rusia telah mencapai 300 orang, yang artinya telah mengalami peningkatan dari tahun 2014 yang hanya berjumlah 100 orang.

WHAT TO READ NEXT ?