CONNECT WITH US
Indah Pertiwi |
 29 Desember 2015 12:00

Kitabisa.com galang dana online 7,2 miliar di tahun 2015

Dana ini terkumpul dari 18 ribu lebih donatur yang berdonasi untuk kampanye penggalangan dana yang dilakukan melalui situs Kitabisa.com.

Kitabisa.com galang dana online 7,2 miliar di tahun 2015

Techno.id - Aktivitas menggalang dana secara online untuk kegiatan sosial di tahun 2015 mengalami pertumbuhan yang signifikan. Indikasinya dapat dilihat dari meningkatnya jumlah dana yang terkumpul melalui website penggalangan dana online Kitabisa.com yang meningkat menjadi Rp7,2 miliar dari Rp1,4 miliar di akhir tahun 2014.

Dana ini terkumpul dari 18 ribu lebih donatur yang berdonasi untuk kampanye penggalangan dana yang dilakukan melalui situs Kitabisa.com. Hingga akhir tahun ini, ada 628 kampanye penggalangan dana yang berhasil terdanai.

Menariknya, tahun ini diwarnai dengan beberapa kampanye penggalangan dana yang ramai dibicarakan publik, seperti ketika belasan artis seperti Indra Bekti, Omesh dan Bertrand Antolin beramai-ramai mencukur habis rambut mereka dalam rangka menggalang dana untuk anak-anak kanker dalam kampanye Shave For Hope (kitabisa.com/partners/shaveforhope), atau saat para Bobotoh, supporter klub sepakbola Persib bersama Ridwan Kamil merayakan kemenangan mereka dengan menggalang dana untuk korban asap (kitabisa.com/bobotohpeduli).

Uniknya, kebanyakan inisiatif kampanye penggalangan dana adalah inisiatif personal atau komunitas yang ingin berkontribusi kepada suatu isu seperti korban asap, atau sekadar ingin menolong teman yang sedang mengalami kendala finansial untuk menutup biaya pengobatan atau pendidikan.

Alfatih Timur, Chief Executive Officer Kitabisa.com mengatakan, “Kami berharap platform Kitabisa dapat membantu membangun kembali rasa peduli dan gotong-royong masyarakat sebagai lifestyle untuk menolong sesama dan membangun bangsa.”

Adapun lima kategori kampanye penggalangan dana yang paling banyak dibuat oleh netizen di tahun 2015 adalah bencana alam, darurat medis, kesehatan, pendidikan, dan lingkungan.

WHAT TO READ NEXT ?