Ini strategi teraman bagi startup e-commerce untuk masuki pasar ASEAN

Ini strategi teraman bagi startup e-commerce untuk masuki pasar ASEAN

Techno.id - Cukup padatnya pasar Asia Tenggara - dengan pelbagai startup yang menawarkan inovasinya tersendiri - membuat startup yang baru berencana menyusup ke sini harus mempunyai langkah jitu. Terapan dari strategi itu bisa jadi ialah dengan menyiapkan dana investasi yang besar. Namun di samping itu, ada juga hal lain yang mungkin layak diterapkan.

Menurut Tesong Kim, CEO VIP Plaza, salah satu caranya ialah dengan melokalkan produk buatannya. Ia lalu mengambil Coupang, sebuah startup e-retailer yang baru saja disuntik dana sekitar Rp15 miliar dari SoftBank Ventures tahun ini, sebagai studi kasus.

Tesong pun berpesan seandainya Coupang ingin masuk ke pasar ASEAN, "Kalau mereka menyasar sejumlah negara baru sekarang, mereka harus menginvestasikan di banyak hal: produk, pergudangan, pemasaran, dan akuisisi pelanggan."

Selain itu, strategi lainnya yang sangat bisa untuk diaplikasikan ialah dengan proses akuisisi.

"Strategi yang lebih baik adalah membeli semua saham sejumlah pemain lokal. Ini tak cuma lebih mudah, tetapi juga lebih murah," terang mantan orang dalam Rakuten itu seperti dilansir oleh KoreaHerald.com (16/09/15).

Dilihat dari kacamata obyektif, pasar e-commerce Asia Tenggara sudah dihuni pemain-pemain besar. Mereka adalah Lazada, Elevenia, Rakuten, juga VIP Plaza yang kini dipimpin oleh Tesong Kim. Dengan begini, apakah Anda setuju dengan saran dari Tesong di atas?

(brl/red)