CONNECT WITH US
Delvit Grafelly |
 30 Juli 2015 13:00

Instagram diprediksi lebih kaya dari Google dan Twitter

eMarketer: "Fitur-fitur baru membuat Instagram memiliki sejumlah produk iklan baru bagi para pengiklan kecil maupun besar."

Instagram diprediksi lebih kaya dari Google dan Twitter

Techno.id - Dalam beberapa tahun belakangan, popularitas situs media sosial Instagram terus meningkat. Tak berlebihan rasanya jika dalam dua tahun ke depan, layanan berbagi foto ini diprediksi bakal lebih kaya daripada Google dan Twitter.

Sebagaimana dikutip dari Business Insider (27/07/2015), berdasarkan hasil riset situs eMarketer, Instagram diprediksi mampu menghasilkan pendapatan sebesar USD 595 juta (Rp 8 triliun) di sepanjang tahun 2015.

Prediksi tersebut dilandasi atas akuisisi Instagram oleh Facebook pada tahun 2013 lalu. Artinya, para pengiklan Instagram dapat membeli iklan melalui API Facebook, sehingga jangkauan iklan Instagram lebih luas karena juga terhubung ke pengguna Facebook.

Selain itu, Instagram juga memiliki iklan jenis "direct response". Menurut eMarketer, iklan jenis ini berpotensi besar untuk dikembangkan. Hingga pada akhirnya, Instagram akan melampaui kekayaan Google dan Twitter di tahun 2017 mendatang.

"Peluncuran fitur-fitur baru dalam beberapa bulan ke depan dapat diartikan bahwa di akhir tahun 2015 nanti, Instagram akan memiliki sejumlah produk iklan baru bagi para pengiklan besar dan kecil," ujar Debra Aho Williamson, Principal Analyst eMarketer.

Perusahaan riset tersebut menggambarkan, pendapatan Instagram tahun ini sebesar 3,7 persen dari total pendapatan Facebook. Persentase itu diprediksi akan terus meningkat hingga sebesar 7,1 persen (USD 1,48 miliar) di akhir tahun 2016.

Jika tren pendapatan tersebut dapat bertahan dengan stabil, maka di tahun 2017 pendapatan Instagram diprediksi mampu mencapai USD 2,81 miliar atau setara dengan 10 persen pendapatan global Facebook di tahun 2017.

WHAT TO READ NEXT ?