CONNECT WITH US
Indra Zakaria |
 16 Maret 2016 14:00

Ini 3 perbedaan mendasar Friendster dahulu dan sekarang

Dari hasil pengamatan kami, Friendster yang muncul baru-baru ini memiliki tampilan dan fitur yang jauh berbeda dari Friendster terdahulu.

Ini 3 perbedaan mendasar Friendster dahulu dan sekarang

Techno.id - Baru-baru ini, jagat maya Indonesia dihebohkan dengan kemunculan jejaring sosial yang dahulunya pernah begitu populer, Friendster. Friendster yang baru-baru ini muncul dengan domain .id tersebut diyakini merupakan jejaring sosial yang khusus diciptakan bagi para netizen Indonesia.

Hal itu terlihat dari pemilihan tagline utama mereka di homepage - yang tentu dipilih secara sengaja - bertajuk 'Temukan Teman Lamamu'. Tagline itu pun tidak berganti walau bahasa di situs itu sudah diset menjadi Bahasa Inggris maupun bahasa asing lainnya.

Nah, mengenai apakah jejaring sosial yang baru muncul ini merupakan jejaring sosial yang sama dengan Friendster yang dahulu sempat sangat populer di era awal 2000-an itu memang menjadi pertanyaan bagi semua pihak? Dan untuk menjawab rasa penasaran tersebut, akhirnya kami tim Techno.id melakukan penelusuran.

Dari hasil penelusuran yang kami lakukan ternyata ada beberapa perbedaan mendasar dari Friendster yang lawas dan Friendster yang baru muncul ini. Pertama, dari domain yang digunakan.

Sebagaimana diketahui, Friendster lawas merupakan jejaring sosial yang dibuat oleh developer asal Malaysia. Saat itu mereka begitu sukses menggunakan .com sebagai domain situs berbasis media sosial, meski pada kenyataannya pada tahun 2011 lalu situs harus rebranding menjadi situs social gaming dan harus menutup layanan karena kalah dari persaingan pasar tepatnya pada 14 Juni 2015 lalu.

Nah, domain yang digunakan pada Friendster terbaru ini diketahui adalah .id yang mana itu identik dengan situs buatan dalam negeri. Seperti disebutkan di atas juga, tagline yang terdapat pada awal situs pun kabarnya tetap dalam format bahasa Indonesia meski pengaturan bahasa telah diubah ke bahasa asing.

WHAT TO READ NEXT ?