Ilmuwan berhasil menumbuhkan organ tubuh tikus yang sudah mati

Ilmuwan berhasil menumbuhkan organ tubuh tikus yang sudah mati

Techno.id - Dunia ilmu pengetahuan memang sangat mengagumkan. Beberapa waktu lalu, terdapat sebuah studi yang meneliti pembuatan anggota tubuh artifisial, untuk keperluan transplantasi. Dalam studi yang diterbitkan di jurnal Biomaterial tersebut, mengungkapkan bahwa potongan kaki tikus yang terlepas dari tubuhnya dapat ditumbuhkan di dalam laboratorium oleh para ilmuwan di rumah sakit Massachusetts General (MGH), seperti yang disadur dari Cnet.

Untuk membuktikannya, para peneliti mengambil sampel kaki dari tikus yang telah meninggal dan merendamnya dalam larutan deterjen selama satu minggu. Tujuannya untuk mengambil pembuluh vena dan arteri dari tikus tersebut. Setelah itu, mereka mentransplantasikan organ tubuh tikus mati pada tikus yang masih hidup.

"Sifat komposit dari anggota badan kita membuat struktur pengganti biologis untuk fungsi pada otot, tulang, tulang rawan, pembuluh darah, tendon, ligamen dan saraf. Masing-masing organ tersebut dibangun kembali dan memerlukan struktur pendukung khusus yang disebut matriks , "kata Harald Ott, MD, dari MGH Departemen Bedah dan Pusat Regenerative Medicine.

Setiap bagian organ ditumbuhkan dengan cara disuntik pembuluh darah yang sehat, sel-sel otot, nutrisi makanan, dan oksigen. Selang dua sampai tiga minggu, pembuluh darah dan otot berhasil tumbuh. Bahkan, ketika anggota tubuh telah melekat pada tikus hidup, darah dengan cepat mengalir dan tikus tersebut mampu melenturkan kaki barunya.

"Kami telah menunjukkan bahwa kami bisa mempertahankan matriks dalam hubungan alami pada semua jaringan. Kita dapat mengisi kembali sistem pembuluh darah dan otot," ujar Ott.

Keberhasilan operasi transplantasi kaki tikus ini sangat berpotensi diterapkan pada tubuh manusia. Nantinya, seluruh manusia yang kehilangan anggota tubuhnya bisa ditransplantasi dengan metode ini.

"Kami berharap di masa depan bahwa hal yang sama akan berlaku untuk cangkok bio-buatan. Langkah selanjutnya kami akan mereplikasi keberhasilan kami dalam regenerasi otot sel manusia dan memperluasnya pada jenis jaringan lain, seperti tulang, tulang rawan, dan jaringan ikat," ujarnya.

(brl/red)