Ini yang membedakan ponsel gaming dari smartphone biasa, baterai lebih besar

Ini yang membedakan ponsel gaming dari smartphone biasa, baterai lebih besar

Techno.id - Perkembangan ponsel gaming agak ketinggalan zaman beberapa tahun lalu dibanding ponsel biasa. Tetapi dengan teknologi yang terus meningkat, ponsel gaming pada tahun 2024 menjadi lebih popular dari sebelumnya.

Lantas, apa yang membedakan antara ponsel gaming dengan ponsel biasa? Ponsel gaming biasanya memiliki teknologi tampilan yang unik, sistem pendingin yang canggih, dan banyak lagi untuk menghadirkan pengalaman bermain game selular kelas atas yang diinginkan para gamer.

Ponsel gaming juga cenderung memiliki estetika gamer klasik, biasanya semacam pencahayaan RGB yang meniru pengalaman bermain game PC. Berikut beberapa perbedaan antara ponsel gaming dibanding ponsel biasa pada tahun 2024.

1. Layar besar dan cepat

Ini yang membedakan ponsel gaming dari smartphone biasa, baterai lebih besar foto: techno.id/yani andriyansyah

Pabrikan ingin mencoba meniru pengalaman bermain game PC klasik dengan ponsel gaming. Tak heran jika ponsel gaming fokus khusus pada teknologi tampilan. Saat ini, ponsel biasa memiliki layar yang bagus dengan resolusi tinggi dan kecepatan refresh yang cepat. Tetapi faktor tersebut juga dibawa ke level berikutnya pada ponsel gaming.

Sebut saja kecepatan refresh layar yang lebih cepat, biasanya 144Hz. Layar ini biasanya memiliki resolusi yang lebih rendah daripada beberapa smartphone flagships. Biasanya menggunakan FHD+ daripada QHD.

Ponsel gaming juga biasanya berfokus pada waktu respons sentuhan, karena hal ini berdampak besar pada latensi input saat memainkan game berbasis sentuhan. Ponsel gaming seperti RedMagic 9 Pro menawarkan sample rate sentuh 2000Hz yang sangat cepat.

Layar ponsel gaming juga cenderung cukup besar untuk bermain game. Karena itu akan sulit menemukan ponsel gaming yang berukuran kurang dari 6,7 inci. Bahkan banyak yang mendekati angka 6,8 inci pada tahun 2024. Layar ini juga memiliki bezel yang lebih tebal dibanding ponsel biasa. Biasanya menyertakan elemen seperti speaker stereo yang menghadap ke depan untuk meningkatkan kualitas audio.

2. Tetap dingin

Ini yang membedakan ponsel gaming dari smartphone biasa, baterai lebih besar foto: rog.asus

Ponsel gaming membutuhkan daya sebesar mungkin. Itulah sebabnya sebagian besar cenderung menampilkan chipset Snapdragon atau MediaTek kelas atas terbaru bersama dengan penawaran RAM yang besar, terkadang hingga 24GB, tergantung pada ponselnya. Tujuannya untuk membantu menghadirkan pengalaman bermain game selular terbaik, baik untuk game sederhana seperti Candy Crush atau yang berat seperti Genshin Impact yang sepenuhnya membebani SoC ponsel.

Tapi itu dalam hal ini tidak jauh berbeda dengan ponsel biasa, yang juga cenderung menggunakan chipset kelas atas dan RAM dalam jumlah besar. Perbedaannya terletak pada sistem pendinginan.

Ponsel gaming seperti ROG Phone 8 Pro Edition dan RedMagic 9 Pro menawarkan sistem pendingin khusus di dalam ponsel. Sistem ini menggunakan kombinasi teknologi, mulai dari ventilasi udara hingga lembaran graphene besar, untuk memindahkan panas dari satu segmen ponsel ke segmen lainnya untuk membantu menjaga SoC tetap dingin, bahkan di bawah tekanan seperti saat bermain game kelas AAA.

Ponsel cerdas biasa, umumnya akan mulai menjadi terlalu panas setelah sekitar 20 menit bermain game selular kelas atas. Hal itu menyebabkan penurunan kecepatan bingkai dan kinerja game. Sistem pendingin canggih ini dikombinasikan dengan teknologi pendingin eksternal dapat memungkinkan ponsel gaming bekerja dengan baik selama satu jam atau lebih.

3. Aksesori spesialis game

Ini yang membedakan ponsel gaming dari smartphone biasa, baterai lebih besar foto: rog.asus

Untuk memanfaatkan pengalaman bermain game kelas atas yang ditawarkan, sebagian besar ponsel gaming menawarkan ekosistem aksesori game yang luas untuk meningkatkan pengalaman bermain game selular.

Kamu bisa mendapatkan Backbone One atau pengontrol selular lainnya untuk mengubah ponsel biasa menjadi mesin game. Namun perusahaan seperti Asus dan Black Shark melangkah lebih jauh dengan aksesori seperti pendingin yang mengurangi suhu ponsel, sehingga mempertahankan kinerja untuk waktu yang lebih lama.

Kamu juga bisa mendapatkan headphone bermerek yang berfokus pada latensi minimal untuk meniadakan penundaan audio. Aksesori resmi ini umumnya memiliki manfaat bermain sangat baik dengan perangkat lunak ponsel.

Kisaran aksesori dapat bervariasi tergantung pada pabrikan ponsel, tetapi terlepas dari opsi yang kamu pilih, kemungkinan besar kamu akan memiliki banyak pilihan aksesori yang berfokus pada game.

4. Baterai yang ditingkatkan

Ini yang membedakan ponsel gaming dari smartphone biasa, baterai lebih besar foto: rog.asus

Area lain di mana ponsel gaming cenderung unggul adalah di sektor baterai. Sebab prosesor yang gemuk membutuhkan baterai yang kuat untuk bekerja, dan gamer kemungkinan besar ingin sering bermain game saat bepergian.

Itulah mengapa kamu akan sering melihat ponsel gaming seperti ROG Phone menawarkan baterai yang jauh lebih besar daripada ponsel biasa. Sebut saja ROG Phone 7 Ultimate yang dibekali baterai 6000mAh, lebih besar 1000mAh daripada ponsel kelas atas, seperti Samsung Galaxy S24 Ultra.

Di sisi lain, ponsel gaming tidak akan selalu menawarkan teknologi pengisian cepat seperti ponsel biasa. Beberapa bahkan melangkah lebih jauh dengan bypass charging yang pada dasarnya memberi daya pada ponsel tanpa menggunakan baterai. Pengisian daya bypass hampir tidak pernah terdengar pada ponsel cerdas biasa. Inilah menjadi salah satu fitur utama dari ponsel gaming.

(brl/red)