Update terbaru aplikasi Uber menuai banyak kritik

Update terbaru aplikasi Uber menuai banyak kritik

Techno.id - Uber, salah satu aplikasi travelling populer di platform iOS maupun Android baru-baru ini telah menghadirkan pembaruan aplikasi. Alih-alih menambahkan fitur baru dan sejumlah perbaikan dari versi sebelumnya, Uber justru menuai kritik dari sejumlah penggunanya.

Seperti dikutip dari blog resmi Uber (28/05/2015), dengan update terbaru, aplikasi Uber kini akan tetap berjalan untuk melacak lokasi meskipun sedang dalam kondisi multi-tasking. Pihaknya mengklaim, perubahan tersebut bertujuan untuk meningkatkan akurasi.

Sejauh ini, aplikasi Uber memang hanya bekerja ketika pengguna sedang menjalankan aplikasi di layar smartphone. Dan ketika aplikasi tersebut di-minimize (dalam bahasa Windows) atau dalam keadaan multi-tasking, proses pelacakan lokasi akan terhenti secara otomatis.

Namun dengan tetap berjalannya aplikasi di saat multi-tasking, Uber secara otomatis akan terus melacak keberadaan dari pihak pengguna maupun dari pihak pengemudi. Dengan kata lain, keberadaan kedua belah pihak akan mudah untuk diketahui karena bersifat real-time.

Dengan adanya fitur seperti ini, tidak sedikit pengguna yang beranggapan bahwa privasi mereka akan terganggu. Lebih buruknya, fitur ini juga membuat baterai smartphone akan cepat habis karena aplikasi terus bekerja (kecuali dimatikan).

Jika Anda tidak setuju dengan fitur baru ini namun sudah terlanjur melakukan pembaruan aplikasi, untungnya pihak pengembang akan menyediakan pilihan untuk menonaktifkan fitur ini di update terbaru aplikasi Uber yang rencananya akan hadir pada 15 Juli mendatang.

(brl/red)