CONNECT WITH US
Ulwan Fakhri Noviadhista |
 28 Juni 2015 17:00

Susah bangun tidur? AlarmMon siap membangunkan Anda secara "sadis"

Meskipun cara membangunkannya cukup menyebalkan, alarm ini sebenarnya menyenangkan, kok.

Susah bangun tidur? AlarmMon siap membangunkan Anda secara

Techno.id - Jika Anda termasuk orang yang susah untuk tersadar dari buaian mimpi, tenang saja, Anda tak sendiri. Setidaknya, ada lebih dari 21 juta orang di seluruh dunia yang senasib dengan Anda. Ya, mereka adalah pengguna aplikasi alarm terpopuler, AlarmMon.

Peranti lunak besutan developer Malang Studio itu bisa dibilang sebagai alarm yang sangat spesial. Sebab, AlarmMon memiliki fitur unik yang bakal "mengganggu" tidur nyenyak Anda.

Ya, di aplikasi ini, Anda tak bisa semena-mena mematikan dering atau getar alarm dengan sekali usap atau menyentuh tombol Snooze. Untuk membuat ponsel Anda terdiam, Anda harus menyelesaikan mini game dari AlarmMon. Kalau tidak, gadget Anda akan tetap berisik sampai Anda benar-benar bangun (atau baterai ponsel Anda terkuras habis).

Supaya Anda lebih semangat untuk bangun tidur, terdapat banyak macam karakter yang lucu dan bisa Anda miliki, baik secara gratis maupun berbayar. Tiap karakter itu pun memiliki cara tersendiri untuk memaksa Anda bangun. Sebut saja Bready si roti yang bakal mengajak Anda bangun dengan cara bermain game memanggang roti.


AlarmMon © 2015 AlarmMon

Uniknya, aplikasi untuk iOS juga Android ini juga bakal mencatat berapa lama waktu yang Anda butuhkan untuk bangun dan mematikan alarm. Tersedia pula dua fitur alarm yang berbeda: Alarm dan Quick Alarm atau alarm standar tanpa mini game.

Sayangnya, tak semua user bisa menikmati manfaat dari AlarmMon. Sebab, aplikasi asal Korea Selatan ini mengalami eror saat dipasang di gadget kesayangan mereka. Kebanyakan komplain yang masuk menyebutkan kalau alarm tidak bisa dimatikan, sehingga suara maupun vibrasi dari handset tidak bisa dihentikan. Mereka pun terpaksa menyalakan ulang gadget mereka. Semoga saja bug ini segera diperbaiki oleh developer yang bersangkutan, sehingga mereka tetap bisa merasakan nikmatnya bangun pagi.

WHAT TO READ NEXT ?