XL beri ruang demi asah generasi millenial

XL beri ruang demi asah generasi millenial

Techno.id - Angkatan millenial Indonesia sekarang ini sudah mulai memasuki masa kerja. Generasi yang baru lahir di tahun 1990-an yang akrab dengan dunia digital tersebut disebutkan memiliki budaya baru dalam menjalankan aktivitas pekerjaan sehari-hari.

XL Axiata mengaku berusaha menyesuaikan diri dengan perubahan gaya kerja demi bisa mengikuti perkembangan zaman. Salah satu operator terbesar di tanah air itu pun melakukan evolusi dengan merangkul generasi muda dari era millenial supaya bergabung jadi awak perusahaannya.

Evolusi dalam tubuh XL ternyata dilakukan dengan cara menyediakan ruang pengasah calon sumber daya perusahaan. Program asah bakat itu dinamakan XL Apprenticeship Program ini menyasar generasi millenial supaya bisa merubah tren berikut meraih pasar yang juga sudah mulai beralih ke ranah digital.

"Generasi millenial itu generasi yang hidup dan terbiasa dengan era digital dan mampu beradaptasi dengan cepat. Kami mencari setidaknya 50 orang untuk setiap angkatan lulusan muda agar bisa magang di XL dan kemudian dimungkinkan untuk jadi karyawan permanen di XL," ujar Eka Bramantya Danuwirana, Chief of Corporate Affairs Officer XL.

Eka melanjutkan, meskipun sudah ikut program apprentice untuk direkrut sebagai karyawan XL tidaklah mudah. Para peserta harus ikut program ini minimal sampai 6 bulan, lalu harus ada referensi dari atasan di divisi penempatan magang serta raport kinerja yang dinilai oleh departemen pengembangan SDM XL.

"Program ini ada sejak 2011 dan sudah merekrut 438 apprentice muda. Dari jumlah itu, 35 persen telah menjadi karyawan permanen di XL. Sisanya kami yakin telah bekerja di perusahaan besar dan top," jelas Eka saat ditemui di Grha XL, Jakarta.

Berdasarkan catatan perusahaan, pertumbuhan karyawan dari generasi millenial di XL dalam 2 tahun belakangan mengalami peningkatan. Pada tahun 2015, angka generasi millenial yang berada di dalam XL naik 13,33 persen dibanding 2014 sedangkan di tahun 2016, angka itu peningkatan sebesar 18,9 persen bila dibandingkan tahun 2014.

"Populasi generasi millenial di XL ada sekitar 42 persen dari total 1.945 karyawan. Ini artinya, XL tidak bisa menutup mata akan pertumbuhan generasi millenial yang ada di perusahaan ini," ungkap Eka kepada awak media, Senin (9/5/2016).

Lebih lanjut, Eka mengungkapkan perbandingan jumlah generasi millenial masih terbilang kecil ketika dibandingkan dengan jumlah karyawan yang masuk kategori generasi Gen-X. Catatan XL menunjukkan karyawan yang masuk kategori Gen-X sekitar 57 persen dan kategori Baby Boomers tersisa 1 persen.

Sekedar informasi, Generasi Millenials ialah angkatan yang dilahirkan pada rentang tahun 1980 sampai awal 2000. Generasi Millenial dianggap cukup akrab dengan perkembangan teknologi terkini karena dilahirkan dan besar bersama internet dan piranti cerdas.

Sedangkan kategori Gen-X ialah mereka yang lahir di rentang tahun 1945 sampai 1980. Terakhir, generasi Baby Boomers adalah mereka yang lahir pasca perang dunia ke-2, antara tahun 1946 sampai dengan 1964 atau berusia sekitar 52 sampai 70 tahun di tahun 2016.

(brl/red)