Hasil jepretan foto bulan oleh Samsung dituding palsu, ini faktanya

Hasil jepretan foto bulan oleh Samsung dituding palsu, ini faktanya

Techno.id - Samsung Galaxy S23 Ultra mempunyai fitur menarik yaitu 100x Space Zoom. Fitur tersebut oleh developer diklaim mampu menangkap objek gambar bulan secara langsung, dan menghasilkan gambar detail. Namun baru-baru ini, seorang pengguna media sosial Reddit dengan handle @ibreakphotos, memberikan kritikan terhadap fitur andalan Samsung tersebut.

Sebagai informasi, 100x Space Zoom adalah fitur yang diterapkan dalam ponsel flagship Samsung sejak seri Galaxy S20 Ultra. Fitur ini bekerja dengan menggabungkan antara kemampuan zoom optik kamera serta pemrosesan komputasional. Dengan kombinasi tersebut kamera HP Samsung dapat menghasilkan gambar bulan secara jernih.

"Banyak dari kita sudah melihat foto bulan yang memukau dengan lensa zoom yang terbaru, dimulai dari S20 Ultra. Namun, saya selalu meragukan keasliannya, karena hasilnya hampir terlalu sempurna," tulis ibreakphotos melalui akun Redditnya.

Lantas bagaimana fakta dari fitur tersebut? Apakah benar Samsung melakukan pemalsuan hasil gambar bulan? Berikut techno.id sajikan ulasan fitur 100x Space Zoom dinilai palsu oleh pengguna Reddit, yang dirangkum dari berbagai sumber, pada Rabu (15/3).

Akun ibreakphotos menjelaskan bahwa foto bulan dari fitur milik Samsung tak sebenarnya hasil fabrikasi, akan tetapi juga tak sepenuhnya asli. Ia kemudian membuktikan opininya melalui unggahan foto bulan dengan resolusi tinggi, dan melakukan beberapa kali pengujian.

Ia mencoba menangkap gambar bulan dan mengurangi resolusi gambar menjadi 170x170 pixel dan menambahkan Gaussian blur, sebuah fitur AI untuk menambahkan efek blur pada gambar. Tujuannya adalah menghilangkan beberapa detail gambar pada bulan.

Setelah itu, ia menerapkan gambar bulan di monitor komputernya melalui mode full screen. Hasilnya gambar bulan menjadi sangat buram dan pixelated serta tak terlihat seperti bulan.

Hal menarik terjadi manakala ibreakphotos memotret gambar di monitor komputer tersebut dengan ponsel Galaxy S23 Ultra. Hasilnya foto bulan yang dipotret dari gambar buram tersebut menjadi lebih jernih dan jelas, bahkan terbilang detail untuk sebuah foto kamera HP, dan detail sangat mirip dengan foto bulan yang dihasilkan fitur Space Zoom lainnya.

Hasil jepretan foto bulan oleh Samsung dituding palsu, ini faktanya

foto: Imgur.com

Dari hasil pengujian yang dilakukan, ia menyimpulkan bahwa pujian setinggi-tinggi pantas disematkan untuk Samsung yang berhasil memanfaatkan teknologi AI untuk menghasilkan gambar bulan secara detail, kendati objek mempunyai gambar buram. Namun, ia juga mengkritik mengenai pernyataan Samsung terkait fitur Space Zoom 100x.v

"Ada perbedaan antara memproses gambar dengan resolusi tinggi, di mana banyak gambar dikombinasikan untuk mengembalikan detail yang hilang, dengan ini, di mana anda mempunyai model AI yang dilatih secara spesifik untuk gambar bulan, yaitu untuk bisa mengenali bulan dan menggantinya dengan gambar tekstur bulan ke dalam gambar (di mana tak ada detail yang bisa diselamatkan, seperti pada eksperimen ini)," imbuh ibreakphotos.

Hasil jepretan foto bulan oleh Samsung dituding palsu, ini faktanya

foto: Imgur.com


Hasil jepretan foto bulan oleh Samsung dituding palsu, ini faktanya

Pernyataan dari Samsung.

Sebenarnya Samsung telah memberikan pengertian terkait teknologi Space Zoom yang dikembangkannya. Samsung menjelaskan bahwa ada faktor AI dalam fitur Space Zoom. Sebuah gambar bulan bisa menjadi detail berkat AI bisa merekam 20 gambar sekaligus saat memotret. Kemudian Ai secara otomatis mengevaluasi detail yang dihasilkan dari gambar.

Akan tetapi penjelasan dari Samsung tersebut tidak diterima mentah-mentah oleh ibreakphotos. IA menyebutkan bahwa apabila fitur Scene Optimizer dimatikan, akan terlihat foto asli bulan yang bisa dihasilkan oleh Galaxy S23 Ultra.

"Ini bukan sharpening, ini bukan menambahkan detail dari berbagai foto karena dalam eksperimen ini, semua foto berasal dari gambar yang tidak ada detailnya. Tidak ada foto tersebut yang menampilkan kawah di bulan karena memang sengaja di blur. Namun ternyata hasil jepretannya secara ajaib bisa mengetahui kalau (kawahnya) ada di situ," tutupnya.

(brl/guf)