Fitur baru Twitter Circle resmi diuji coba, ini penjelasan lengkapnya

image

Techno.id - Media sosial saat ini dipakai untuk saling terhubung dengan seseorang secara cepat, mudah, dan hemat biaya. Salah satu platform yang kini sedang dibicarakan publik adalah Twitter. Aplikasi tersebut menjadi booming setelah orang terkaya asal Amerika, Elon Musk membeli mayoritas saham perusahaan tersebut belum lama ini.

Elon Musk secara mengejutkan membeli Twitter dengan harga fantastis. Ia harus membayar USD 44 miliar atau setara Rp 634 triliun untuk mendapatkan Twitter. Musk dapat memperoleh dana sebegitu besar dari keberhasilannya menjual sebagian saham Tesla dan melakukan pinjaman terhadap bank. Terbaru ia telah diberi suntikan dana sebesar Rp 102 triliun oleh berbagai investor kaya dari berbagai dunia.

Setelah Elon Musk mengambil alih nahkoda Twitter Inc, terdapat gebrakan baru, dengan hadirnya berbagai fitur menarik. Salah satu fitur yang tengah diuji coba adalah Twitter Circle. Lalu apa kegunaan fitur tersebut? Kali ini techno.id pada Jumat (6/5) akan memberikan penjelasan lengkap mengenai fitur Twitter Circle, yang telah dirangkum dari berbagai sumber.

Twitter Circle adalah sebuah fitur baru yang dapat mengirim Tweet kepada pengguna tertentu, dan memberikan pendapat pada kelompok lebih kecil.

Dilansir dari situs resmi Twitter, fitur Circle memungkinkan pemilik akun bisa menambahkan teman dekat hingga 150 pengguna untuk masuk Circle-nya. Pengguna yang telah ditambahkan ke dalam Circle tersebut dapat melihat cuitan Tweet, dan melakukan ReTweet cuitan tersebut. Untuk penambahan anggota Circle tersebut, pengguna tidak perlu saling mengikuti.

Lebih lanjut, Twitter Circle mempunyai manfaat serta fungsi sebagai berikut:

Twitter Circle  berbagai sumber

foto: Twitter/@Twitter Safety

1. Tentu fitur ini hanya dapat membagikan cuitan kepada pengguna di lingkup Circle yang telah ditambahkan saja.

2. Cuitan yang telah dituliskan dapat diedit kapan saja.

3. Akun yang telah dikeluarkan dari Circle tidak akan mengetahui maupun diberikan notifikasi khusus. Mereka secara otomatis langsung tidak dapat berinteraksi kembali di lingkup Circle yang dibuat.

4. Isi dari cuitan Circle tetap wajib mengikuti pedoman aplikasi Twitter. Apabila terdapat pelanggaran pengguna dapat melaporkan akun tersebut.

5. Dengan fitur Circle pengguna dapat mengontrol siapa saja yang dapat melihat percakapan yang diciutkan.

6. Pengguna yang masuk ke dalam lingkup Circle tidak dapat keluar semena-mena. Namun pihak developer memberikan opsi untuk membisukan Circle tersebut.

Lalu bagaimana cara menggunakan Circle? Untuk mengakses fitur tersebut pengguna bisa melakukan cara berikut ini. Namun perlu digarisbawahi, Circle belum tersedia untuk semua pengguna di seluruh dunia. Hanya ada segelintir akun yang dapat menikmati fitur Circle untuk saat ini.

Twitter Circle  berbagai sumber

foto: Twitter/@Twitter Safety

1. Pilih Tweet untuk membuka pembuat Tweet.

2. Kemudian pilih siapa saja audiens saat membuat Tweet.

3. Pilih opsi edit di samping opsi Twitter Circle.

4. Gunakan fitur pencarian untuk memilih pengguna untuk dimasukkan ke dalam Circle.

5. Setelah selesai menambahkan pengguna untuk masuk ke Circle, silakan untuk membuat cuitan.

6. Pengguna akan dapat saling membalas cuitan yang diposting.

Itulah penjelasan mengenai Twitter Circle. Pada intinya fitur tersebut bertujuan untuk memberikan privasi, kenyamanan, dan percakapan intens bagi pengguna Twitter. Tentu kehadiran fitur Circle sangat ditunggu untuk seluruh pengguna Twitter.

(brl/tin)