CONNECT WITH US
Indra Zakaria |
 16 September 2015 15:00

Siapa tertarik ramaikan program Desa Broadband dari Kemkominfo?

Kemkominfo mengajak Anda pengembang aplikasi lokal untuk berpartisipasi dan menempatkan aplikasi yang Anda buat ke dalam program Desa Broadband.

Siapa tertarik ramaikan program Desa Broadband dari Kemkominfo?

Techno.id - Jika Anda seorang pengembang aplikasi, maka Anda mungkin adalah salah satu orang yang dicari Kementerian Komunikasi dan Informatika alias Kemkominfo untuk meramaikan program Desa Broadband Terpadu. Kemkominfo kabarnya mengajak Anda pengembang aplikasi lokal untuk berpartisipasi dan menempatkan aplikasi yang Anda buat ke dalam program yang ditujukan untuk menghadirkan akses internet ke desa-desa terpencil di Indonesia.

Seperti dikutip dari Antara (14/9/15), aplikasi yang ingin meramaikan program ini haruslah berbasis web atau laman. Selain itu, aplikasi juga diwajibkan memiliki tampilan responsif yang dapat digunakan di smartphone, tablet, maupun PC. Aplikasi juga wajib sudah jadi atau tidak dalam tahap pengembangan dan aplikasi juga tidak membutuhkan biaya lisensi apa pun serta diutamakan aplikasi yang dapat dipakai oleh penduduk pertanian, nelayan, dan pedalaman.

Kemkominfo mengungkapkan bahwa pihaknya tidak menyediakan dana pengembangan aplikasi, tetapi hanya menyediakan sarana dan prasarana yang dibutuhkan agar aplikasi yang ditempatkan tersebut dapat berjalan sebagaimana mestinya. Selain itu pihak Kemkominfo menambahkan, dengan menempatkan aplikasi pada program ini maka pengembang memiliki keuntungan untuk dapat mempromosikan produknya melalui jaringan yang sudah disediakan secara gratis dan dapat menghemat biaya uji coba karena langsung dinilai oleh masyarakat.

Pihak Kemkominfo menjelaskan, bagi pengembang yang berminat maka bisa mengirimkan proposal melalui alamat email less001@kominfo.go.id atau thar001@kominfo.go.id paling lambat sampai akhir bulan November 2015.

Sekadar informasi, program Desa Broadband Terpadu merupakan program penyediaan akses internet secara komunal kepada 50 desa di seluruh Indonesia. Dalam portal Desa Broadband Terpadu tersebut akan disediakan aplikasi yang diperuntukkan bagi masyarakat desa yang dapat diakses dengan alamat domain broadband.desa.id.

WHAT TO READ NEXT ?