CONNECT WITH US
Erick |
 16 Januari 2016 16:00

Salah terjemahan, Google dikaitkan dengan teori konspirasi

Beberapa argumen dan kesimpulan semenatara pun beredar terkait kesalahan yang dilakukan oleh Google Translate ini.

Salah terjemahan, Google dikaitkan dengan teori konspirasi

Techno.id - Isu teroris sedang ramai dibicarakan banyak media. Berbagai spekulasi terkait teori konspirasi pun turut menghiasi media sosial. Dari mulai meme kocak hingga yang menggunakan digital imaging.

Bicara soal meme, baru saja muncul foto lucu terkait teori konspirasi. Meme tersebut diambil dari hasil screen capture ponsel. Menggunakan Google Translate, pengguna bisa memasukkan kalimat dalam Bahasa Inggris "Palestine never attack Israel", maka kalimat terjemahan dalam Bahasa Indonesia yang muncul adalah "Palestina pernah menyerang Israel".

Sedangkan saat Subjeknya dibalik menjadi "Israel never attack Palestine", terjemahan yang keluar adalah benar, yaitu "Israel tidak pernah menyerang Israel". Saat dicoba menggunakan beberapa device dan browser yang berbeda, hasilnya pun demikian. Bahkan, versi desktop pun melakukan kesalahan yang sama.

Akibat dari kesalahan translate tersebut, sejumlah pengguna media sosial pun mengkaitkannya dengan teori konspirasi. Sementara pengguna lain menyimpulkan bahwa terdapat bug atau kesalahan pada sistem translator.

Hipotesa tersebut didukung oleh sebuah web yang pernah memberitakan kesalahan-kesalahan aneh dan lucu yang pernah dilakukan oleh Google Translate. Lalu, apakah benar ini hanyalah sebuah kesalahan pada sistem atau memang teori konspirasi? Ataukah karena Google telah menyediakan fitur untuk meng-edit terjemahan? Bagaimana menurut pendapat Anda sendiri?

 

WHAT TO READ NEXT ?