Netflix diblokir, ini tanggapan BRTI

Ilustrasi Netflix © denofgeek.us
Techno.id - Banyak pro dan kontra terkait diblokirnya tayangan Netflix di tanah air. Berbagai anggapan pun muncul dan meluas di masyarakat terkait keputusan pihak Telkom Group yang memblokir Netflix.
Seperti yang telah diberitakan oleh Merdeka.com® pada hari Kamis (28/01/16), Komisioner Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), I Ketut Prihadi Kresna, mengatakan berdasarkan hasil laporan dari Telkom Group mengenai alasan pemblokiran Netflix saat rapat kemarin sore, sejatinya perusahaan plat merah itu bermaksud membantu Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) dan BRTI yang sedang menyusun aturan terkait layanan Over The Top (OTT) seperti Netflix.
"Pada prinsipnya Telkom bermaksud membantu Kominfo/BRTI yang saat ini sedang menyusun peraturan terkait layanan OTT seperti Netflix. Jadi sebelum aturannya ditetapkan, Telkom berpendapat sebaiknya layanan Netflix diblok. Kami memang saat ini sedang mencermati opsi bahwa layanan sejenis Netflix dapat dikategorikan sebagai jasa penyediaan konten, termasuk konten berupa OTT," ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa peraturan yang sedang disusunnya bersama stakeholder terkait, masih dalam pembahasan materi muatan yang perlu dimasukan dalam rancangan peraturan tersebut. Kata dia, dalam rancangan aturan tersebut membahas juga metode pembayarannya juga.
"Saat ini masih dalam pembahasan materi muatan yang perlu dimasukkan dalam rancangan peraturan tersebut, misalnya medium yang digunakan untuk akses OTT tidak terbatas pada seluler saja, kemudian isu cara pembayaran yang menggunakan kartu kredit maupun pemotongan pulsa," lanjutnya menjelaskan.
Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, pun berkomentar dalam akun Twitter resminya mengenai langkah Telkom Group memblokir Netflix. Menurutnya, langkah yang dilakukan Telkom Group sering dengan persiapan pemerintah untuk mengatur bisnis penyelenggara sistem elektronik (PSE) seperti Netflix.
"Akan muncul 'Netflix2' lain yang akan masuki pasar Indonesia, harus disikapi secara seragam dengan regulasi yang memberi Level Playing Field," tulis Rudiantara dalam akun Twitter resminya.
RECOMMENDED ARTICLE
HOW TO
-
Cara mudah mengeringkan headphone TWS yang basah, jangan langsung colok ke charger!
-
Cara konversi file PDF ke DOC tanpa internet di Android, pakai trik ini tanpa ribet
-
Cara atasi unggah foto di status WhatsApp burik dan tidak jelas, ternyata ini penyebab & solusinya
-
Cara install Gcam di HP Android, tinggal download dan install langsung dapat foto lebih estetik
-
Cara kirim foto dari iPhone ke laptop Windows 11 tanpa kabel, sekali jalan langsung sat-set
TECHPEDIA
-
Bisakah dapat Robux di Roblox secara gratis? Ini 10 faktanya agar tidak tergoda penipu
-
Detik-detik gelombang radio lawan sensor Jepang dan siarkan proklamasi kemerdekaan RI ke penjuru dunia
-
8 Penyebab charger ponsel mudah panas, jangan pakai adaptor abal-abal yang berbahaya!
-
Cara kerja peringatan dini tsunami Jepang, bisa deteksi bencana 10-20 detik sebelum datang
-
5 Tanggal Steam Sale paling populer yang termurah, game harga ratusan ribu bisa dapat diskon 90%
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
Bisakah dapat Robux di Roblox secara gratis? Ini 10 faktanya agar tidak tergoda penipu
-
Detik-detik gelombang radio lawan sensor Jepang dan siarkan proklamasi kemerdekaan RI ke penjuru dunia
-
8 Penyebab charger ponsel mudah panas, jangan pakai adaptor abal-abal yang berbahaya!
-
Cara kerja peringatan dini tsunami Jepang, bisa deteksi bencana 10-20 detik sebelum datang