Lebih dari 4 tahun, Qualcomm hasilkan Rp 118 triliun dari Samsung

Lebih dari 4 tahun, Qualcomm hasilkan Rp 118 triliun dari Samsung

Techno.id - Seperti diketahui, Galaxy S6, smartphone terbaru Samsung tidak lagi menggunakan prosesor dari Qualcomm seperti seri-seri sebelumnya. Ya, Samsung memang memutuskan untuk menggunakan prosesor buatan mereka sendiri yakni Exynos.

Qualcomm tentunya sangat 'kehilangan' dengan keputusan Samsung ini. Terlebih perusahaan penyedia prosesor untuk beberapa produk smartphone dunia tersebut telah menghasilkan triliunan rupiah dari relasi bisnis yang selama ini dijalin dengan perusahaan teknologi asal Korea Selatan tersebut.

Seperti dilaporkan oleh TweakTown (18/4/15), selama lebih dari 4 tahun kerja sama yang dilakukan antara Qualcomm dan Samsung, perusahaan yang berbasis di San Diego, California itu telah menghasilkan Rp 118 triliun. Qualcomm kabarnya memang meminta 2,5 sampai 5 persen dari harga jual setiap handset yang didukung oleh prosesor Snapdragon miliknya.

Meski saat ini, limpahan materi yang biasanya didapat dari Samsung harus terhenti karena seri Galaxy S6 sudah tidak lagi menggunakan prosesor dari Qualcomm. Namun, perusahaan tersebut dikabarkan telah menghasilkan uang sejumlah Rp 385 triliun dari bisnisnya selama ini. Bahkan, disebutkan jika sebagian besar uang yang dihasilkan tersebut adalah dari sektor paten dan lisensi royalti.

Namun, kabar dari The Business Korea menyebutkan bahwa perusahaan tersebut sedang memikirkan kemungkinan untuk memotong royalti paten agar tidak kehilangan pelanggan yang selama ini menggunakan chip prosesor darinya. Bahkan, Qualcomm sedang menyiapkan strategi untuk membagi unit lisensi teknis dari divisi manufaktur chip-nya karena prospek bisnis prosesor-nya mulai meredup.

(brl/red)