Berkat teknologi hijau, 10 pekerjaan ini akan laris manis esok

Berkat teknologi hijau, 10 pekerjaan ini akan laris manis esok

Techno.id - Dengan semakin meningkatnya kesadaran umat manusia akan pentingnya teknologi hijau, maka beragam usaha demi tercapainya kesejahteraan lingkungan terus dikembangkan. Nah, kegiatan tersebut tentunya tak bisa lepas dari campur tangan orang-orang dengan skill khusus.

Seorang ahli dan pengamat karir, Laurence Shatkin, berargumen bahwa ada profesi tertentu yang prospektif di kemudian hari. Dalam bukunya berjudul "200 Best Jobs for Renewing America", ada 10 profesi di antaranya yang ditaksir akan tumbuh pesat seiring dengan implementasi teknologi hijau. Dengan mempertimbangkan faktor penghasilan, pertumbuhan, dan kesempatan kerja, inilah 10 pekerjaan yang punya prospek cerah untuk teknologi hijau:

1. Teknisi Listrik
Kunci dari ide green technology ialah efisiensi energi. Maka dari itu, ketika teknologi seperti panel surya serta pembangkit listrik ramai dibangun, instalasi listriknya haruslah efisien. Jadi, jangan heran kalau profesi sebagai teknisi listrik pun kemungkinan akan tumbuh sebanyak 12 persen di tahun 2018.

2. Tukang Kayu
Untuk mengimplementasikan konstruksi yang ramah lingkungan, material berupa kayu kerap menjadi pilihan utama. Ya, dengan kemampuan daur ulangnya yang istimewa, kayu bisa memenuhi banyak penerapan teknologi hijau, mulai perumahan hingga industri. Tak heran jika kebutuhan akan tukang kayu bisa meningkat sampai 13 persen di tahun 2018.

3. Pekerja Industri
Sumber daya terbarukan harus dimanfaatkan seefisien dan seaman mungkin. Tugas tersebut pun bisa didelegasikan pada para pekerja industri. Tiga tahun ke depan, permintaan industri pada profesi ini diramalkan naik hingga 14 persen.

4. Tukang Pipa
Shatkin juga memperkirakan jika lowongan pekerjaan sebagai tukang pipa akan meningkat hingga 16 persen di tahun 2018. Pekerjaan yang lekat dengan karakter fiksi Mario Bros ini dibutuhkan untuk melakukan instalasi sekaligus pemeliharaan pipa-pipa penyalur sumber energi hijau, seperti ethanol, panas Bumi, serta panas matahari.

5. Manajer Konstruksi
Dengan persentase pertumbuhan yang kemungkinan berada di atas rata-rata tiga tahun ke depan, yakni 17 persen, manajer konstruksi mempunyai peranan yang vital dalam pengembangan teknologi hijau. Mereka akan menjadi pemimpin dalam proyek-proyek besar, seperti pembuatan bangunan ramah energi serta pengadaan material konstruksi yang berasal dari bahan ramah lingkungan pula.

(brl/red)