CONNECT WITH US
Delvit Grafelly |
 2 Maret 2016 10:00

Studi: Dalam keadaan darurat, manusia ternyata lebih percaya robot

Pada dasarnya diciptakan sebagai alat bantu, manusia kini justru lebih mempercayai robot daripada naluri sendiri

Studi: Dalam keadaan darurat, manusia ternyata lebih percaya robot

Techno.id - Pada dasarnya, manusia menciptakan robot sebagai alat bantu. Namun menurut sebuah penelitian terbaru dari Georgia Institute of Technology di Atlanta, anggapan manusia ternyata sudah lebih dari itu.

Mengutip laman PC World (29/02), manusia kini tak hanya sekadar memanfaatkan robot sebagai alat bantu, tetapi juga mempercayainya. Menurut penelitian ini, kepercayaan itu timbul di saat manusia tengah mengalami situasi darurat.

"Kami cukup terkejut karena pada awalnya kami berpikir bahwa tingkat kepercayaan (manusia kepada robot) tidak akan sebesar ini. Kami harus membuktikan bahwa robot memang dapat dipercaya," ujar salah satu peneliti, Paul Robinette.

"Mungkin kepercayaan ini mulai muncul karena kita terbiasa menggunakan aplikasi navigasi seperti Waze atau Google Maps, di mana kita mengharapkan rute terbaik untuk perjalanan kita," tambah Robinette.

Dari total 30 subjek penelitian, 26 di antaranya memutuskan untuk lebih mengikuti petunjuk robot. Sementara keempat subjek sisanya, dalam keadaan darurat, lebih memilih untuk mempercayai naluri pribadi.

WHAT TO READ NEXT ?