Sama-sama ciptakan robot raksasa, Amerika tantang Jepang berduel

Ilustrasi robot © 2015 techno.id
Techno.id - Tahun 2013 lalu, dunia industri film sempat dibuat heboh dengan munculnya film berjudul "Pacific Rim". Film yang menampilkan robot raksasa buatan manusia melawan monster raksasa dari 'dunia lain' tersebut berhasil menyedot perhatian masyarakat dunia karena animasi gambar yang dihadirkan benar-benar mendekati kenyataan.
Meskipun hanya berupa film fiksi, negara-negara maju seperti Amerika dan Jepang tampaknya cukup terinspirasi dengan film tersebut. Sebut saja robot raksasa bernama MegaBots Mark 2 yang dibuat oleh Amerika dan robot raksasa bernama Kuratas yang dibuat oleh Jepang. Tentu saja, ukuran kedua robot raksasa tersebut tidaklah sebesar ukuran robot yang terdapat di Pacific Rim.
Melalui video resmi yang dirilis baru-baru ini, perusahaan AS pembuat MegaBots Mark 2 bahkan menantang perusahaan Japan's Suidobashi Heavy Industries selaku perusahaan pencipta Kuratas untuk saling berduel. Adapun perusahaan robot asal AS tersebut diketahui berbasis di Boston.
"Suidobashi, kita memiliki robot raksasa. Anda tahu apa yang harus terjadi," kata Matt Oehrlein selaku co-founder MegaBots sambil mengenakan 'jubah' bendera Amerika Serikat. "Kami menantang Anda untuk berduel," lanjutnya.
Dalam video berdurasi kurang dari dua menit tersebut, MegaBots Mark 2 memiliki berat sebesar 6 ton dan dikemudikan oleh dua orang. MegaBots dibekali dengan senjata cannonball seberat 1,3 kilogram yang mampu menembak hingga berkecepatan 100 mil per jam. Sedangkan Kuratas memiliki berat 4,5 ton dan dibekali dengan sepasang senjata Gatling dengan sistem target musuh yang canggih.
Jika duel robot raksasa ini jadi dilaksanakan, Oehrlein mengatakan bahwa kedua tim (AS dan Jepang) nantinya akan memerlukan beberapa waktu untuk memodifikasi robot menjadi mode tempur.
Jika duel robot raksasa ini jadi dilaksanakan, Oehrlein mengatakan bahwa kedua tim (AS dan Jepang) nantinya akan memerlukan waktu untuk memodifikasi robot ke dalam mode tempur. Kendati demikian, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak Jepang terkait tantangan yang dilayangkan oleh AS.
RECOMMENDED ARTICLE
HOW TO
-
Trik hentikan charging HP Samsung di 80% biar kesehatan baterai terjaga, ini alasan di baliknya
-
20 Shortcut keyboard Canva yang bikin desain lebih cepat, biasanya selesai sejam bisa 30 menit aja
-
Cara mudah mengeringkan headphone TWS yang basah, jangan langsung colok ke charger!
-
Cara konversi file PDF ke DOC tanpa internet di Android, pakai trik ini tanpa ribet
-
Cara atasi unggah foto di status WhatsApp burik dan tidak jelas, ternyata ini penyebab & solusinya
TECHPEDIA
-
Bisakah dapat Robux di Roblox secara gratis? Ini 10 faktanya agar tidak tergoda penipu
-
Detik-detik gelombang radio lawan sensor Jepang dan siarkan proklamasi kemerdekaan RI ke penjuru dunia
-
8 Penyebab charger ponsel mudah panas, jangan pakai adaptor abal-abal yang berbahaya!
-
Cara kerja peringatan dini tsunami Jepang, bisa deteksi bencana 10-20 detik sebelum datang
-
5 Tanggal Steam Sale paling populer yang termurah, game harga ratusan ribu bisa dapat diskon 90%
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
Bisakah dapat Robux di Roblox secara gratis? Ini 10 faktanya agar tidak tergoda penipu
-
Detik-detik gelombang radio lawan sensor Jepang dan siarkan proklamasi kemerdekaan RI ke penjuru dunia
-
8 Penyebab charger ponsel mudah panas, jangan pakai adaptor abal-abal yang berbahaya!
-
Cara kerja peringatan dini tsunami Jepang, bisa deteksi bencana 10-20 detik sebelum datang