10 Kesalahan pengguna saat mengecas handphone, ini risikonya

image

Techno.id - Perangkat handphone saat sudah menjadi komoditas utama di banyak negara. Hal tersebut disebabkan oleh fungsi dari sebuah alat telekomunikasi tersebut yang semakin kompleks. Sebuah perangkat handphone bisa menunjang berbagai keperluan dari mulai bisnis, kegiatan belajar, hingga hiburan. Bahkan sebuah handphone dapat memberikan informasi secara cepat dan akurat.

Untuk mengaktifkan sebuah handphone tentu perlu adanya arus listrik dengan daya tertentu. Maka dari itu, perangkat handphone dibekali dengan sebuah baterai untuk memberikan suplai daya. Karena kemampuan sebuah baterai sangatlah terbatas, perlu adanya pengisian ulang daya baterai melalui adapter atau charger.

Saat ini teknologicharger baterai smartphone sudah mengalami perkembangan sangat pesat. Pengguna dapat melakukan isi ulang daya hanya dalam waktu hitungan menit saja. Hal tersebut disebabkan oleh charger dengan output daya besar, dan teknologi baterai yang mampu mengelola panas yang dihasilkan saat pengisian daya.

Namun ternyata saat mengecas handphone, pengguna seringkali melakukan kesalahan yang berakibat fatal. Bahkan ada banyak memiliki handphone tidak sadar jika melakukan beberapa hal yang akan diurai oleh techno.id pada Selasa (17/5), dapat menyebabkan perangkat rusak hingga korsleting listrik.

1. Meninggalkan charger pada stop kontak.

Kesalahan mengecas  berbagai sumber

foto: brightside.me

Cara melakukan pengecasan handphone tentu cukup mudah dilakukan. Pengguna hanya perlu mencolokkan charger ke stop kontak dan ke ponsel saja. Namun seringkali charger tidak dilepas oleh pemilik handphone. Tentu hal tersebut membuat tagihan listrik semakin membengkak. Bahkan baru-baru ini beredar kabar bahwa meninggalkan charger handphone pada stop kontak dengan listrik yang mengalir menyebabkan pemanasan global. Selain itu, korsleting listrik bisa terjadi jika hal tersebut terus dilakukan.

2. Mengisi daya hingga 100%.

Kesalahan mengecas  berbagai sumber

foto: brightside.me

Mengisi daya baterai hingga 100% secara terus menerus dapat mengakibatkan penurunan masa baterai. Hal tersebut disebabkan oleh baterai yang mempunyai siklus pengisian daya yang tepat. Apabila kamu selalu mengisi daya hingga 100% naja siklus tersebut cepat selesai. Biasanya pengguna mengisi daya hanya sekitar 50 hingga 80% saja.

3. Menghabiskan baterai hingga 0%.

Kesalahan mengecas  berbagai sumber

foto: brightside.me

Melakukan sebuah aktivitas dengan sebuah handphone sangatlah menyenangkan. Namun perlu diketahui, bahwa menghabiskan daya baterai hingga perangkat benar-benar mati sangat tidak baik dilakukan. Hal tersebut disebabkan karena baterai dengan basis lithium memiliki siklus pengecasan tertentu. Apabila pengguna melakukan hal tersebut secara terus menerus bukan tidak mungkin baterai lebih cepat ngedrop.

4. Ditinggal tidur.

Kesalahan mengecas  berbagai sumber

foto: brightside.me

Kebiasaan ini sering dilakukan oleh banyak pengguna handphone. Jika itu dilakukan akibatnya perangkat akan mengalami overheat. Ditambah baterai juga mudah untuk rusak saat mengecas semalaman. Selain itu, dampak yang langsung didapatkan adalah penggunaan listirk akan semakin boros.

5. Mengecas sambil membuka aplikasi.

Kesalahan mengecas  berbagai sumber

foto: pixel com

Melakukan isi daya baterai dan membuka berabagai aplikasi secaraan bersamaan, membuat beban dari baterai akan semakin bertambah. Hal tersebut bisa mengakibatkan masa baterai lebih pendek dari yang diperkirakan. Sebagai informasi, sebuah baterai handphone saat ini memiliki masa pakai hingga 36 bulan secara maksimal. Setelah itu, baterai akan mengalami penurunan performa.

6. Hindari sering mengecas perangkat.

Kesalahan mengecas  berbagai sumber

foto: brightside.me

Melakukan pengecasan baterai dengan intensitas tinggi membuat menurunkan kualitas baterai. Bahkan mengecas saat daya diatas 20% sangat tidak disarankan. Idealnya melakukan pengisian daya saat kondisi baterai dengan daya 15%.

7. Mengecas dengan softcase.

Kesalahan mengecas  berbagai sumber

foto: brightside.me

Pelindung bodi dengan bahan karet cukup bermanfaat untuk melindungi saat perangkat terjatuh. Namun ada baiknya jika saat mengecas sebuah handphone, untuk melepaskan softcase tersebut. Karena pada dasarnya baterai tidak tahan terhadap panas yang menyerang baterai. Dengan melepas softcase, membuat baterai mendapatkan udara untuk pendinginan baterai dan perangkat.

8. Tidak menggunakan charger asli.

Kesalahan mengecas  berbagai sumber

foto: brightside.me

Melakukan pengecasan perangkat direkomendasikan untuk memakai dengan charger asli. Atau setidaknya memakai charger dengan model dan kapasitas yang sama. Apabila sebuah ponsel dicas dengan charger dengan output lebih bersar, maka perangkat akan mudah overheat. Namun jika perangkat diisi dengan sebuah charger berdaya kecil, maka pengecasan akan lama.

9. Menggunakan aplikasi baterai tidak resmi.

Kesalahan mengecas  berbagai sumber

foto: play.google.com

Melakukan pengelolaan penggunaan baterai handphone dapat dilakukan dengan cara mengunduh aplikasi battery saver. Namun apabila pengguna tidak menggunakan aplikasi resmi ayai terdaftar, maka boleh jadi aplikasi tersebut menjadi sarang virus malware yang siap menyerangkat perangkat. Selalu mencari informasi tentang sebuah charger juga cukup penting dilakukan.

10. Charger melalui laptop.

Kesalahan mengecas  berbagai sumber



foto: brightside.me

Melakukan pengisian daya dapat dilakukan melalui perangkat laptop. Namun pengguna membutuhkan waktu cukup lama agar daya terisi. Selain itu melakukan pengecasan via laptop juga bisa menjadi pintu masuk para hacker masuk ke ponsel pengguna. Oleh karenanya memiliki handphone untuk direkomendasikan memakai pengisian daya melalui adaptor saja.


(brl/guf)