CONNECT WITH US
Denny Mahardy |
 12 Oktober 2015 18:07

Gak cuma berkas, TopJek seleksi pengemudi pakai psikotes

TopJek gelar seleksi pengemudi lebih ketat dari ojek online lainnya untuk keamanan pengguna.

Gak cuma berkas, TopJek seleksi pengemudi pakai psikotes

Techno.id - Layanan ojek online Topjek masih belum resmi meluncur. Perusahaan itu masih dalam proses penerimaan calon pengemudi yang dilakukan lewat situs resmi miliknya. Hal menarik yang ada di Topjek ialah adanya tes psikologi yang sebelumnya tidak dilakukan di GrabBike dan Go-Jek yang sudah lebih dulu meluncur.

Psikotes yang dilakukan Topjek diakui Cempaka Adinda Devi, salah satu pemegang sahamnya masuk dalam proses pendaftaran pengemudi karena berbagai alasan, salah satunya ialah soal keamanan dan keselamatan pengguna layanannya.

“Kami utamakan keselamatan dan keamanan pelanggan. Kita sudah ikuti bisnis serupa yang dilakukan perusahaan lain yang sudah lebih dulu muncul, psikotes itu juga bagian penting soal keselamatan buat pengguna maupun pengemudi,” kata Adinda.

Tak hanya tes psikologi, para kandidat pengemudi di Topjek juga harus lolos tes mengemudikan kendaraan yang ditentukan Topjek. Rencananya tes mengemudi bakalan dilakukan secara langsung supaya pihak perusahaan mengetahui kemampuan personil yang akan mengangkut pengguna maupun kiriman lewat Topjek.

“Kepemilikan SIM, KTP, STNK dan identitas lain jadi syarat sebelum diterima jadi pengemudi Topjek. Nanti kita akan ambil surat nikah atau KK sebagai jaminan kalau memang sudah diterima jadi pengemudi,” imbuh Cempaka saat dijumpai tim Techno.id di kantornya.

WHAT TO READ NEXT ?