CONNECT WITH US
Denny Mahardy |
 7 September 2015 14:00

Beredar gosip buat salon dan pijat panggilan, ini jawaban Go-Jek

Ini konfirmasi yang diberikan Go-Jek terkait berita miring seputar layanan terbarunya. Yuk simak berita berikut ini...

Beredar gosip buat salon dan pijat panggilan, ini jawaban Go-Jek

Techno.id - Akhirnya ada konfirmasi soal akan hadirnya layanan tambahan yang disediakan Go-Jek. Konfirmasi soal 3 layanan baru bernama Go-Glam, Go-Massage dan Go-Clean diungkapkan akun resmi Twitter milik Go-Jek.

Akun Twitter @gojekindonesia mengiyakan kehadiran berbagai layanan baru itu setelah ditanya seorang penghuni Twitterland bernama Dian Trisnasari. Melalui akun @deeanTS ia menanyakan kebenaran gambar yang menampilkan 3 layanan anyar beserta informasi promo yang sudah tersebar.

Admin @gojekindonesia membenarkan soal informasi yang dimuat dalam gambar dan meminta Dian untuk menunggu kabar selanjutnya. "@deeanTS Hi, ya benar, tunggu informasi resmi dari kami ya. terimakasih” tulis admin sebagai jawaban atas pertanyaan Dian lewat ciakan.

Gambar yang beredar memperlihatkan Go-Jek siap menawarkan layanan panggilan yang melayani jasa salon, pijat maupun kebersihan. Dalam gambar yang beredar itu terlihat rangkaian informasi layanan anyar dari Go-Jek yang bernama Go-Glam, Go-Massage dan Go-Clean.

Masih di gambar itu dijelaskan Go-Glam merupakan layanan jasa berbagai keperluan salon. Sementara Go-Massage adalah layanan jasa pijat, dan Go-Clean adalah layanan jasa kebersihan rumah ataupun kantor. Ketiganya dapat dipesan dan dipanggil langsung ke tempat masing-masing pengguna via aplikasi.

Tertulis juga selama masa percobaan Go-Jek akan menjalankan promosi dengan menyematkan harga yang sangat menarik untuk setiap layanannya. "Untuk semua transaksi sampai dengan Rp 150.000 kamu hanya perlu membayar sebesar Rp 10.000.”

Perusahaan startup lokal, Go-Jek memang telah berhasil merevolusi pola pikir masyarakat akan profesi ojek. Kehadiran layanan ojek secara online telah berhasil menarik minat banyak orang agar tak lagi merasa enggan untuk menjalankan profesi penarik ‘taksi motor’ tersebut. Lantas, apakah serangkaian layanan baru itu akan mampu sukses layaknya Go-Jek?

 

WHAT TO READ NEXT ?